KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Penggagalan Penyelundupan Sabu Seberat 1,02 Kilogram Dinilai Dapat Menyelamatkan Ribuan Orang

Penggagalan Penyelundupan Sabu Seberat 1,02 Kilogram Dinilai Dapat Menyelamatkan Ribuan Orang

Penggagalan Penyelundupan Sabu Seberat 1,02 Kilogram Dinilai Dapat Menyelamatkan Ribuan Orang

Polisi menunjukan barang bukti narkoba seberat 1,02 kilogram saat Konferensi Pers Senin (20/7/2021).

RASIKAFM – Ditresnarkoba Polda Jateng bersama Tim Bea Cukai Tanjung Emas Semarang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba seberat 1,02 kilogram.

Kabid Humas Polda Jateng Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M. Iqbal Al-Qudusy saat dihubungi mengatakan, penindakan tersebut dinilai dapat menyelamatkan ribuan jiwa dari bahaya penggunaaan narkoba.

Hal itu ia rinci jika 1,02 kilogram barang haram itu dibagi menjadi beberapa gram paket sabu yang siap diedarkan dan dikonsumsi.

“Polri telah menyelamatkan 2000 sampai 3000 orang. Manakala pemakaian antara paketan 1/4 gram atau 1/2 gram,” kata Iqbal, Selasa (20/7/2021).

Iqbal juga menjelaskan, bahwa 1,02 kilogram sabu yang berhasil diamankan, jika diuangkan ditaksir mencapaian milyaran rupiah.

“Per gram di Semarang Rp. 1,3 juta kalau 1,02 kilogram dirupiahkan berkisar 1,3 Milyar,” bebernya.

Disisi lain, Iqbal menghimbau kepada masyarakat khususnya para remaja menghimbau untuk menjauhi narkoba.

Apalagi mengingat masih dalam situasi pandemi. Ia mengajak masyarakat untuk mengisi waktu luang dengan hal yang positif dan menjaga pola hidup dengan sehat karena narkoba tidak baik untuk jiwa manusia.

“Mengisi dengan aktivitas yang positif dan menjaga pola hidup sehat serta menjauhi narkoba. Karena narkoba dapat merusak pikiran dan jiwa manusia,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya Polda Jateng bersama Tim Bea Cukai Tanjung Emas Semarang berhasil menggagalkan penyelundupan sabu dari jaringan Internasional Malaysia-Indonesia.

Dirresnarkoba Polda Jateng Kombes Lutfi Martadian mengungkapkan, pelaku bernama Wiwik Farida asal Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Provinsi Jawa Timur.

Luthfi menjelaskan, wanita 32 tahun itu ditangkap setelah didapati membawa narkoba jenis sabu seberat 1,02 kilogram di dalam plastik putih yang dibungkus kertas karbon hitam dalam mesin kipas angin gantung.

Wiwik ditangkap saat berada di jalan raya dekat Foto Copy Pasar Batu Bintang Kecamatan Batu Marmar Kabupaten Pamekasan, Provinsi Jawa Timur pada Jumat (9/7/2021) sekira pukul 18.45 WIB.

Ia menerangkan, aksi pelaku terbongkar setelah Tim Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang curiga atas isi  didalam paket dari Malaysia expedisi JKS.

Kemudian Polda Jateng melakukan control delivery terhadap isi paket tersebut ke alamat Desa Bleben, Dusun Rjing Tengah, Kecamatan Batu Marmar, Kabupaten Pamekasan, Provinsi Jawa Timur.

Kemudian, saat paket dibongkar ditemukan mesin kipas angin gantung yang didalamnya terdapat 13 (tiga belas) paket Narkotika jenis sabu seberat 1.002,21 gram.

“Kita temukan didalamnya bungkusan sebanyak 13 yang dibungkus kertas karbon untuk mengelabuhi petugas saat di cek dengan sinar X-Ray,” terangnya.

Untuk mempertanggung jawabakn perbuatanya, Tersangka kini diancam dengan Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman  pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda maksimum Rp 8 milyar.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]