HOME

Penyedia Jasa Transportasi Umum di Kudus Minta Larangan Mudik Dikaji Ulang

Penyedia Jasa Transportasi Umum di Kudus Minta Larangan Mudik Dikaji Ulang

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on linkedin
Share on google
Share on pinterest

Terminal Jati Kudus malam hari, (Foto Youtube)

RASIKAFM – Sejumlah penyedia jasa transportasi umum di Kabupaten Kudus berharap larangan mudik bagi masyarakat pada libur Lebaran 2021 dikaji ulang karena dipastikan berdampak signifikan terhadap bisnis transportasi setelah selama setahun terdampak pandemi COVID-19.

Kepala Operasional Perusahaan Otobus Nusantara Kudus, Soni Wibowo mengatakan, sejak pandemi COVID-19 hingga sekarang, usahanya belum pulih sepenuhnya. Bahkan, kembali pulih 50 persen saja belum bisa karena kenyataan di lapangan memang minim penumpang. Mudik Lebaran, bagi bisnis transportasi umum memang sangat diharapkan karena bisa disebut masa panen untuk mendapatkan pemasukan yang lebih besar dibandingkan hari-hari biasa.
Untuk itulah, pihaknya berharap, ada kelonggaran aturan soal mudik Lebaran agar pelaku bisnis transportasi umum masih bisa mendapatkan pemasukan untuk menutupi biaya operasional yang cukup tinggi.

Hal senada juga diungkapkan Haryanto sebagai pemilik PO Haryanto. Diakuinya dampak pandemi COVID-19 memang cukup signifikan, karena hingga kini sektor transportasi masih belum sepenuhnya bangkit. Bahkan, perusahaannya juga mengalami penurunan hingga 75 persen karena menurunnya jumlah pendapatan seiring berkurangnya jumlah penumpang yang naik bus umum. Beruntung pihaknya yang mempekerjakan 2 ribu karyawan tidak sampai melakukan pemutusan PHK.




SHARE

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on pinterest
KABAR JAWA TENGAH

KABAR TERKAIT
KABAR TERBARU
10 KABAR POPULER
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp