KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Stakeholder di Kabupaten Semarang Sepakati Komitmen Cegah Konflik Paham Keagamaan

Stakeholder di Kabupaten Semarang Sepakati Komitmen Cegah Konflik Paham Keagamaan

Stakeholder di Kabupaten Semarang Sepakati Komitmen Cegah Konflik Paham Keagamaan

Bimas Islam Kemenag Kabupaten Semarang menggelar FGD Cegah Konflik Paham Keagamaan Islam Kabupaten Semarang 2025 di Kantor Kemenag setempat, Kamis (10/7/2025). Foto: IST

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sejumlah pemangku kepentingan di Kabupaten Semarang menyepakati lima poin komitmen bersama untuk mencegah potensi konflik yang bersumber dari perbedaan paham keagamaan Islam.

Kesepakatan tersebut dirumuskan dalam Forum Group Discussion (FGD) yang digelar Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Semarang, Kamis (10/7/2025). Kegiatan berlangsung di Kantor Kemenag setempat dan diikuti unsur pemerintah daerah, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), organisasi keagamaan, serta masyarakat sipil.

Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Semarang, Nur Edi Susilo menjelaskan, FGD mengangkat tema “Cegah Konflik Paham Keagamaan Islam Kabupaten Semarang 2025”.

“Ini bagian dari upaya merawat kebersamaan dan meneguhkan moderasi beragama di tengah keberagaman,” ujarnya ditemui di UNGARAN, Jumat (11/7/2025).

Lima poin komitmen yang disepakati antara lain mendukung pemenuhan hak warga negara dalam menjalankan ibadah, menjaga kerukunan intra dan antarumat beragama, serta memperkuat deteksi dini dan penanganan konflik secara inklusif dan non-kekerasan.

Selain itu, para pihak juga mendukung langkah strategis Kemenag dalam memahami akar masalah dan potensi rekonsiliasi secara konstruktif, serta meneguhkan nilai-nilai bina damai yang menjunjung tinggi prinsip kemanusiaan dan hak asasi manusia.

Poin lainnya adalah komitmen untuk memperkuat moderasi beragama guna mencegah intoleransi, ekstremisme, dan kekerasan berbasis identitas, serta membangun sinergi lintas sektor untuk menciptakan kehidupan sosial yang damai dan harmonis.

“Komitmen bersama ini merupakan bentuk tanggung jawab kolektif dalam menjaga keutuhan dan kedamaian bangsa,” tegas Nur Edi. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
[pekok2]