URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Salatiga menegaskan komitmennya sebagai wadah pengabdian sosial yang bebas dari kepentingan politik saat audiensi dengan Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, pada Rabu (9/7/2025) di ruang kerja Wakil Wali Kota.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gabungan Wanita di Salatiga ini Semakin Kuatkan Peran Tanpa Politik

Gabungan Wanita di Salatiga ini Semakin Kuatkan Peran Tanpa Politik

Gabungan Wanita di Salatiga ini Semakin Kuatkan Peran Tanpa Politik

Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Salatiga menegaskan komitmennya sebagai wadah pengabdian sosial yang bebas dari kepentingan politik saat audiensi dengan Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, pada Rabu (9/7/2025) di ruang kerja Wakil Wali Kota.
Foto dok IST
Gabungan Perempuan di Salatiga saat audiensi dengan Wakil Wali kota Salatiga Nina Agustin
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Salatiga menegaskan perannya sebagai wadah pengabdian sosial yang bebas dari kepentingan politik. Hal itu disampaikan dalam audiensi dengan Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin, Rabu (9.7.2025).

Bahkan lewat berbagai kegiatan, GOW berupaya meningkatkan kemandirian, kesehatan, dan kesejahteraan perempuan demi mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Dalam audiensi yang digelar di ruang kerja Wakil Wali Kota, Ketua 1 GOW Salatiga, Nur Hidayah, memaparkan komitmen organisasi yang beranggotakan 29 perkumpulan wanita ini. Ia menekankan bahwa seluruh program dan kegiatan GOW murni untuk kepentingan sosial, tanpa unsur politik sama sekali.

“Kami bergerak untuk kesejahteraan, memberdayakan perempuan agar mandiri dan mampu berperan lebih besar di masyarakat. Tidak ada kaitan dengan politik. Semangat kami hanya satu: pengabdian,” ungkap Nur.

Selama ini, GOW aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan, mulai dari senam massal untuk menjaga kebugaran, bakti sosial bagi masyarakat rentan, hingga pelatihan keterampilan yang mendorong perempuan agar memiliki penghasilan mandiri. Tak hanya itu, GOW juga menjalin kemitraan dengan sejumlah dinas, seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).

Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kiprah GOW. Menurutnya, kehadiran organisasi perempuan sangat membantu pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan harmonis. Nina mendorong agar GOW terus mengadakan pelatihan-pelatihan inovatif yang bisa meningkatkan keahlian perempuan.

“GOW sudah memberikan contoh yang baik. Namun, evaluasi rutin dan laporan kegiatan juga penting agar program-programnya selalu relevan dengan kondisi lapangan dan berdampak nyata,” tegas Nina.

Keberadaan GOW Salatiga, dengan segala keragaman anggotanya, diharapkan mampu mempererat solidaritas serta memperkuat jaringan sosial perempuan di Kota Salatiga. Dengan semangat kebersamaan yang bebas kepentingan politik, GOW optimistis mampu terus mendukung pemberdayaan dan meningkatkan kualitas hidup perempuan.

BACA JUGA :

Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Ini Langkah yang Disiapkan untuk Atasi Rob di Pati
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Pemkot Salatiga Komit Perkuat Pelayanan Publik dengan Delapan Aksi Perubahan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Jalin Kerjasama dengan BKBH FH USM Rutan Salatiga Perluas Akses Bantuan Hukum dan Keadilan
Program Inpres Jalan Daerah (IJD) dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah melalui peningkatan konektivitas antarwilayah. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan hal itu saat peresmian bantuan IJD di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (23/6/2026), dengan menegaskan bahwa pembangunan jalan menuju kawasan wisata, desa wisata, serta sentra ekonomi akan menjadi prioritas untuk memperluas akses, memperlancar distribusi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
IJD Jadi Penggerak Ekonomi Baru, Jateng Prioritaskan Jalan ke Kawasan Wisata
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan konsep aglomerasi wisata lintas daerah untuk menghubungkan berbagai destinasi unggulan dalam satu paket perjalanan terintegrasi. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan rencana tersebut pada Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), guna memperluas dampak ekonomi pariwisata melalui konektivitas destinasi, penguatan infrastruktur, pengembangan 1.000 desa wisata, serta dukungan platform digital terpadu.
Liburan Sekali Jalan, Destinasi Banyak! Jateng Siapkan Paket Wisata Lintas Daerah untuk Dongkrak Ekonomi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Sebanyak 70 pedagang daging sapi di Pasar Raya Salatiga menghentikan aktivitas jual beli selama lima hari, 22–26 Juni 2026, akibat kelangkaan pasokan sapi yang memicu kenaikan harga daging hingga Rp140.000 per kilogram. Pedagang mengaku penjualan menurun karena konsumen beralih ke bahan pangan lain, sehingga mereka meminta pemerintah turun tangan untuk menstabilkan harga dan menjaga keberlangsungan usaha.
Puluhan Pedagang Daging Sapi di Pasar Raya Kota Salatiga Sepakat Tidak Berjualan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia