URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kementerian Agama Kota Salatiga mengadakan Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif dan Pelatihan Bahasa Isyarat bagi Penyuluh Agama Islam se-Kota Salatiga untuk meningkatkan kompetensi dakwah di era digital. Kegiatan ini diikuti oleh 40 Penyuluh Agama Islam dan diselenggarakan di Kota Salatiga. Pelatihan dimulai pada Jumat, 9 Mei 2025, dan akan berlanjut setiap hari Kamis hingga 28 Mei 2025.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Penyuluh Agama di Kota Salatiga Siap Warnai Dunia Maya

Penyuluh Agama di Kota Salatiga Siap Warnai Dunia Maya

Penyuluh Agama di Kota Salatiga Siap Warnai Dunia Maya

foto dok IST
penyuluh Agama Kota Salatiga saat ikuti Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif dan Pelatihan Bahasa Isyarat bagi Penyuluh Agama Islam
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Untuk meningkatkan kompetensi Penyuluh Agama Islam di era digital, Kementerian Agama Kota Salatiga melaksanakan Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif dan Pelatihan Bahasa Isyarat. Pelatihan bagi Penyuluh Agama Islam se-Kota Salatiga.

Kepala Kantor Kemenag Kota Salatiga, Wiharso menyampaikan agar para Penyuluh Agama Islam mengoptimalkan dakwahnya dengan memanfaatkan media online. Sekaligus mendukung 8 program prioritas (Asta Cita Protas) Kementerian Agama dan menjangkau komunitas difabel.

“Penyuluh Agama Islam sebagai ujung tombak Kemenag sudah seharusnya membekali diri dengan kemampuan untuk memanfaatkan fasilitas online dalam berdakwah. Dan menyampaikan program-program Kemenag kepada masyarakat dengan jangkauan yang lebih luas,” kata Suharsono melalui rilis pada Jumat (9/5/2025).

“Asta Cita Protas ini berisi delapan program besar yang outputnya diharapkan berdampak langsung kepada masyarakat,” lanjutnya.

Keberadaan Penyuluh Agama Islam tidak hanya untuk membina ruhani umat, tetapi juga berperan aktif dalam menanggulangi berbagai permasalahan ditengah-tengah masyarakat yang kompleks.

Dalam memberikan layanan, Penyuluh Agama Islam tidak boleh membeda-bedakan antara satu kelompok masyarakat dengan kelompok lainnya, termasuk bagi bahkan kelompok disabilitas tuna rungu. Menurut Kasi Bimas Islam kantor Kemenag Salatiga Siti Handayani yang juga selaku Ketua Panitia, Pelatihan diikuti oleh 40 orang Penyuluh Agama Islam se-Kota Salatiga.

Pelatihan konten kreatif yang berlangsung sehari itu menghadirkan narasumber dari Kanwil Kemenag Jateng Achmad Syalabi. Selain itu Muhammad Mas’ud, konten kreator dan pengasuh salah satu Pondok Pesantren di Kota Salatiga.

Pelatihan bahasa isyarat sendiri rencananya akan berlangsung setiap hari Kamis dan berakhir pada tanggal 28 Mei 2025.

BACA JUGA :

Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga