URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Salatiga menggelar panen perdana sorgum dan padi kering di BBI Pulutan pada Senin (13/4/2026) untuk menguji ketahanan pangan. Wali Kota Robby Hernawan menyebut program ini memanfaatkan lahan hijau belum tergarap, meski hasil padi kering masih dievaluasi akibat kendala hama dan teknis selama masa tanam.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Perdana! Kota Salatiga Panen Sorgum, Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

Perdana! Kota Salatiga Panen Sorgum, Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

Perdana! Kota Salatiga Panen Sorgum, Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan bersama jajaran Pemerintah Kota sedang mengamati hasil panen sorgum perdana (Foto dok IST)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pemerintah Kota Salatiga mulai melirik potensi pangan alternatif sebagai langkah strategis dalam menghadapi tantangan ketersediaan pangan di masa depan. Langkah ini diwujudkan melalui panen perdana tanaman sorgum dan padi kering sebagai bagian dari pilot project ketahanan pangan daerah.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Budidaya Ikan (BBI) Pulutan pada Senin, 13 April 2026 tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pemerintah kota. Pengembangan sorgum dinilai menjadi solusi efektif untuk memanfaatkan lahan-lahan hijau yang selama ini belum tergarap secara optimal di wilayah Salatiga.

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menilai keberhasilan pertumbuhan sorgum di lahan uji coba ini merupakan bukti bahwa diversifikasi pangan sangat mungkin dilakukan di tingkat lokal, terutama pada lahan hijau yang belum dimanfaatkan. “Jadi kita tidak hanya bergantung pada satu jenis komoditas saja,” ujarnya saat meninjau hasil panen.

Meski hasil panen sorgum tergolong optimal, Wali Kota mengakui bahwa hasil untuk padi kering masih perlu dievaluasi karena hasilnya belum maksimal. Ia menyoroti beberapa tantangan teknis yang muncul selama masa tanam, mulai dari gangguan hama hingga manajemen waktu panen.

“Ke depan, dengan pengawasan yang lebih intensif, hasilnya tentu akan lebih optimal lagi, namanya juga pilot project, yang terpenting kita sudah buktikan kalau padi kering dan sorgum ini bisa tumbuh dengan baik di tanah Salatiga. Kendala seperti hama burung dan waktu panen yang belum tepat akan kita perbaiki di siklus berikutnya,” jelas Robby.

Ia menambahkan, kunci keberhasilan program ini ke depannya terletak pada perawatan yang lebih disiplin. Dengan pengawasan yang lebih baik, sorgum diharapkan tidak hanya menjadi tanaman alternatif, tetapi bisa naik kelas menjadi komoditas unggulan baru yang mendorong kemandirian pangan warga.

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved