URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Memperingati hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober, Pemerintah Kota Semarang bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau KPPPA dan beberapa stakeholder termasuk BUMN dan BUMD, seperti BNI, Bank Jateng, PT. PLN, Semarang IKM Fashion atau SIF dan juga Indonesia Fashion Chamber atau IFC akan menggelar event Batik Specta.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Peringati Hari Batik, Pemkot Semarang dan Kementerian PPPA Gelar Batik Specta di Kota Lama

Peringati Hari Batik, Pemkot Semarang dan Kementerian PPPA Gelar Batik Specta di Kota Lama

Peringati Hari Batik, Pemkot Semarang dan Kementerian PPPA Gelar Batik Specta di Kota Lama

featured-img

Memperingati hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober, Pemerintah Kota Semarang bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau KPPPA dan beberapa stakeholder termasuk BUMN dan BUMD, seperti BNI, Bank Jateng, PT. PLN, Semarang IKM Fashion atau SIF dan juga Indonesia Fashion Chamber atau IFC akan menggelar event Batik Specta. Kegiatan yang bertemakan #1000 gaya, batik specta, akan menampilkan ribuan jenis batik dengan gaya dan pesonanya.

Adapun gelaran fashion akbar tersebut akan dilaksanakan selama 9 hari mulai 1 hingga 9 Oktober 2022 pukul 10.00 sampai 21.00 WIB bertempat di sepanjang jalan kawasan Kota Lama Semarang. Dalam event tersebut akan tampil 1.000 model dari Menteri, pimpinan tertinggi kementerian, Kepala Daerah atau wakil kepala daerah perempuan, DPR RI perempuan, srikandi BUMN, selebgram, komunitas fashion, pelajar dan goweser berbatik dari berbagai daerah.

Tak hanya itu saja, berbagai rangkaian kegiatan juga akan menyemarakkan Batik Specta, antara lain Pit-Pitan Batikanraga, Dolanan Bareng, Workshop Batik, Pasar Tiban Batik, Pameran Batik Kuno, Pameran Fashion dan Craft, serta Apresiasi kepada Pengrajin Batik “Tempo Dulu”.

Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi berharap, Batik Specta dapat semakin meningkatkan kecintaan masyarakat kepada batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan Non bendawi yang diakui UNESCO sejak 2 Oktober 2009.

“Ada banyak kegiatan menarik. Monggo kepada seluruh warga masyarakat bisa datang ke kota Semarang menikmati suasana Kota Lama sekaligus memeriahkan event Batik Specta dan jangan lupa untuk berbelanja batik dalam event ini,” ajak Hendi, sapaan akrab wali kota Semarang.

Acara serupa pernah rutin digelar pada tahun-tahun sebelumnya. Namun terpaksa absen selama 2 tahun akibat pandemi covid-19. Batik Specta tahun ini diharapkan dapat mendukung pengrajin dan pengusaha batik agar dapat bangkit kembali di era pasca pandemi.

Didukung dengan berbagai acara yang berdampak menggerakkan perekonomian khususnya Perempuan Pelaku IKM dan UMKM sehingga akan banyak pihak bisa merasakan manfaatnya, diantaranya Designer, Pengrajin Batik, Penjahit, Karyawati, Pelajar, dan pelaku pasar kreatif lainnya, dengan tema “Bersama, Berdaya, Bergaya dengan Batik Indonesia”.rags

“Mari kita terus melestarikan batik. Batik bukanlah sesuatu yang ketinggalan jaman, justru dengan semangat dan kreativitas, batik dapat menjadi sesuatu yang kekinian dan tetap relevan mengikuti perkembangan zaman,” pungkas Hendi.

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved