URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 60 sapi perah bersaing dalam kontes sapi di Rumah Potong Hewan Salatiga. Kegiatan pertama kali yang diselenggarakan oleh Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas peternakan sapi perah, dengan dampak positif pada produksi susu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pertama Kali Digelar, Kontes Sapi Perah di Kota Salatiga, diikuti 30 Kelompok Peternak

Pertama Kali Digelar, Kontes Sapi Perah di Kota Salatiga, diikuti 30 Kelompok Peternak

Pertama Kali Digelar, Kontes Sapi Perah di Kota Salatiga, diikuti 30 Kelompok Peternak

Sebanyak 60 sapi perah bersaing dalam kontes sapi di Rumah Potong Hewan Salatiga. Kegiatan pertama kali yang diselenggarakan oleh Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas peternakan sapi perah, dengan dampak positif pada produksi susu.
Foto Arief Rasika
Salah satu Peternak sedang berada didekat sapi miliknya dalam kontes sapi pertama yang digelar di Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Salatiga, Rabu (11/10/2023).
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebanyak 60 sapi jenis perah mengikuti kontes sapi di Rumah Potong Hewan (RPH) Salatiga, Rabu (11/10/2023). Kegiatan kali pertama yang digelar Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Salatiga itu diikuti 30 kelompok peternak di Kota Salatiga.

Kepala Dispangtan Kota Salatiga, Henny Mulyani, mengaku kegiatan ini sebagai upaya untuk mendorong para peternak agar semakin meningkatkan kualitas sapi perahnya. Sehingga secara otomatis akan meningkatkan jumlah produksi susu dari para peternak.

“Kalau kesejahteraannya meningkat, maka produksi susunya sapi perah akan meningkat. Perbaikan bibit juga akan lebih berkualitas,” terang Henny Rabu (11/10/2023).

Dijelaskan, kontes sapi ini terdiri atas dua kategori, yaitu kategori sapi induk laktasi (yang sudah melahirkan dan menyusui) dan kategori sapi dara (calon indukan yang belum pernah bunting). Selain itu, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari monitoring terhadap para peternak.

“Ini diikuti oleh 30 peserta untuk yang laktasi, 30 yang dara. Semua mitra kami wajibkan untuk ikut. Kami mau tahu tidak hanya monitoring. Dengan kontes ini upaya para peternak seperti apa,” beber Henny.

PJ Wali Kota, Sinoeng mengatakan kegiatan ini sebagai upaya mendorong kualitas peternakan sapi perah di Salatiga. Dengan sambutan yang meriah dari masyarakat, pihaknya berencana akan menjadikan kontes ini sebagai event tahunan.

Sumadi, salah seorang peternak sapi asal kelompok tani Rukun Santioso 1, mengaku jika dirinya baru pertama kali ini ikutan kontes sapi.

“saya berharap bisa menang karena sapi saya sehat dan banyak produksi susunya, ikut kontes Bisa berbagi pengalaman khusus sesama peternak sapi perah,” kata Sumadi.

Pantauan rasikafm.com, dalam acara kontes sapi perah itu dinilai berdasarkan dari kesehatan, bentuk tubuh, dan penampilan fisik dari sapi perah yang ikut kontes. Sapi-sapi yang ikut kontes itu juga dituntun untuk berjalan layaknya model yang langsung dinilai oleh dewan juri.

Sumadi saat diwawancarai rasika

BACA JUGA :

Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menjadi tuan rumah International Academic Workshop “Exploring LEGO-STEM Based Learning for Creativity, Collaboration, and Problem-Solving Skills” bersama dua profesor dari Belgia. Kegiatan yang bekerja sama dengan LP2M UIN Salatiga tersebut melibatkan murid dari sejumlah sekolah untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah melalui pembelajaran berbasis STEM.
Perluas Pengalaman Belajar Siswa, SMA Sainstek Salatiga Hadirkan Profesor dari Belgia

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah