URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kasus stunting di Desa Kadirejo, Kabupaten Semarang masih tinggi. Pemerintah Kabupaten Semarang mengambil tindakan dengan menyoroti kasus ini dalam rapat penurunan stunting. Kepala Desa Kadirejo, Riyadi, memperkenalkan program pemberian ternak kepada keluarga yang menderita stunting sebagai salah satu cara untuk menekan angka stunting.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Minimalisir Angka Stunting di Desa Kadirejo, Pemdes Berikan Bantuan Ternak

Minimalisir Angka Stunting di Desa Kadirejo, Pemdes Berikan Bantuan Ternak

Minimalisir Angka Stunting di Desa Kadirejo, Pemdes Berikan Bantuan Ternak

Kasus stunting di Desa Kadirejo, Kabupaten Semarang masih tinggi. Pemerintah Kabupaten Semarang mengambil tindakan dengan menyoroti kasus ini dalam rapat penurunan stunting. Kepala Desa Kadirejo, Riyadi, memperkenalkan program pemberian ternak kepada keluarga yang menderita stunting sebagai salah satu cara untuk menekan angka stunting.
Foto dok IST
Ternak yang akan dibagikan ke warga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Kasus stunting di Desa Kadirejo Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang masih tinggi. Hal tersebut membuat Pemerintah Kabupaten Semarang menyoroti kasus tersebut dalam rapat penurunan stunting beberapa waktu lalu.

Kepala Desa Kadirejo, Riyadi mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai cara untuk menekan angka dan membuat zero stunting di Desa Kadirejo.

Salah satunya adalah dengan program pemberian ternak kepada keluarga yang masuk kategori stunting.

“Setiap kali kita diskusi tentang stunting itu yang paling pokok, penyebab stunting adalah protein atau gizi yang kurang. Nanti kita rencanakan keluarga stunting nanti kita kasih bantuan unggas petelur. Jadi setiap hari bertelur otomatis nanti makan telur,” kata Riyadi.

Menurutnya program tersebut akan direalisasikan pada tahun ini, dengan tujuan agar para keluarga yang menderita stunting tidak hanya mendapatkan bantuan putus.

“Nanti kita lihat dan teliti ketika pemenuhan gizi itu cukup. Masih stunting atau tidak. Jika ini berhasil kita sosialisasikan yang lain. Nanti juga kita dukung dengan bibit sayuran juga,” paparnya.

Pihaknya saat ini telah mendata keluarga yang menderita stunting di Desa Kadirejo, pada tahun 2022 penderita stunting di Desa Kadirejo hanya 25 kasus.

Hal tersebut meningkat sekitar enam kasus pada tahun 2023 menjadi 31 kasus.

Kasus stunting ini memiliki beberapa kriteria seperti tinggi badan anak.

Tinggi badan, lanjutnya, Hal itu yang mungkin bisa dipengaruhi juga oleh keturunan atau gen dari orang tua.

“Data saat ini di Kadirejo ada 31 anak stunting. Yang sudah kita kerjakan dari tahun kemarin sudah maksimal juga, yaitu memberikan anggaran khusus dari APBDes sekitar 22 persen untuk kesehatan,” katanya.

Riyadi mengaku selain menggunakan dana desa, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar keluarga yang menderita stunting mendapat bantuan.

BACA JUGA :

Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
JKN Tembus 98 Persen, BPJS Kesehatan Ungaran Perkuat Mutu Layanan dan Pastikan Pasien Tetap Terlayani
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang memperkuat upaya pencegahan kebakaran di TPA Blondo, Kecamatan Bawen, selama musim kemarau dengan penyemprotan rutin di titik rawan dan peningkatan kesiapsiagaan personel. Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menyebut langkah tersebut dilakukan menyusul meningkatnya kasus kebakaran yang telah mencapai 80 kejadian hingga awal Agustus 2026, didominasi kebakaran hutan dan lahan.
Cegah Kebakaran TPA Blondo, Damkar Kabupaten Semarang Rutin Semprot Titik Rawan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved