URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri peringatan Hari Sumpah Pemuda di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Kota Semarang pada Sabtu (29/10/2022) pagi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pesan Kapolri Saat Hadiri Peringatan Sumpah Pemuda di UIN Walisongo Semarang

Pesan Kapolri Saat Hadiri Peringatan Sumpah Pemuda di UIN Walisongo Semarang

Pesan Kapolri Saat Hadiri Peringatan Sumpah Pemuda di UIN Walisongo Semarang

featured-img

SEMARANG – Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri peringatan Hari Sumpah Pemuda di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Kota Semarang pada Sabtu (29/10/2022) pagi.

Kegiatan Stadium General bertajuk “Anak Mudan dan Tantangan Kebangsaan” tersebut dihadiri oleh Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi dan para pejabat lainnya serta Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof Imam Taufiq beserta para stafnya dan para mahasiwa UIN Walisongo Semarang.

Pada awal pidatonya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menyampaikan pesan dari Presiden Pertama Indonesia, Ir. Soekarno tentang sejarah perjalanan Sumpah Pemuda. Amanat yang disampaikan Sigit yaitu “Jangan Mewarisi Abu Sumpah Pemuda, Tetapi Warisilah Api Sumpah Pemuda”.

“Kalau sekedar mewarisi abu, saudara-saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bangsa, satu bahasa dan satu tanah air. Tapi ini bukan tujuan akhir kita,” lanjut Sigit menyampaikan pesan dari Ir. Soekarno.

“Jadi saya kira apa yang disampaikan oleh beliau (Ir.Soekarno) tentunya sangat relevan dengan sutuasi yang ada dan tentunya akan terus menggelorakan sembangat kita untuk menghadapi tantangan bangsa menuju cita-cita dan tujuan nasional serta mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045,” kata Sigit.

Sigit menambahkan bahwa kita tidak boleh terlepas dari perjalanan sejarah kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, dari sejarah inilah bangsa Indonesia bisa belajar dari pengalaman masa lalu yang harus dijadikan pelajaran menjadi lebih baik.

“Semuanya tentu tahu 350 tahun Indonesia dijajah baik dari masuknya VOC lalu secara berturut-turut beberapa negara masuk. Itu yang kita hadapai sebenarnya bukan hanya penjajah tapi sebenarnya juga antara bangsa kita pada saat itu. Karena ada politik Devide et Empera (pecah belah) yang dilakukan penjajah pada saat itu,” jelas Sigit.

Disisi lain, Kapolri juga meminta masyarakat untuk waspada dari ancaman narkoba khusunya bagi pemuda karena sudah menyebar bahkan hingga instansi Polri. Kapolri juga menyampaikan tantangan global, regional, dan nasional saat ini.

“Tantangan yang saat ini kita hadapi dalam lingkup global menjadi tantangan. Pak Presiden dalam pidatonya sampaikan tantangan yang kita hadapi sangat berat dan sulit dan tidak mudah. Semua negara menghadapi ujian yang sama,” kata Sigit.

Dirinya juga sempat menyinggung soal memperoses kasus narkoba yang melibatkan Jenderal Bintang Dua yakni Irjen Pol Teddy Minahasa. “Masuk ke generasi muda bahkan masuk ke aparat termasuk kemarin mau tidak mau harus proses karena penyalahgunaan narkoban di lingkungan Polri. Melibatkan polisi berpangkat bintang dua,” kata Listyo.

“Tanpa kita sadari menghancurkan generasi muda kita. Apakah termasuk perang menghancurkan generasi muda atau murni bisnis. Kita harus waspada,” lanjutnya.

Disisi lain, Sigir meminta kepada masyarakat untuk mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2024. Sigit berpesan agar menjaga proses Pemilu dengan baik dan tidak mudah terprovokasi.

“Pemilu tahun 2024 harus jadi pemilu berkualitas. Harus jaga persatuan kesatuan agar stabilitas Kamtibmas tetap terjaga. Jangan mau lagi terprovokasi dan polarisasi,” jelasnya.

Pada kegiatan tersebut, Listyo Sigit bersama audience membacakan ikrar Sumpah Pemuda. Dirinya meminta untuk selalu menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.

“Tadi dari adik-adik UIN kami ikrarkan sumpah pemuda yang diikuti kita semua dan ini merupakan suatu komitmen bersama bahwa sumpah penuda persatuan kesatuan dan menjaga nusa bangsa dalam kesatuan negara Indonesia berdasar Pancasila. Semboyan Bhineka Tunggal Ika tentunya selalu kita jaga tentunya ini menjadi kesepakatan yang nilai-nilainya terus kita besarkan untuk menjaga dari polarisasi dunia,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga