URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Semarang, Eko Lesmono, menyampaikan aspirasi kepada Komisi X DPR RI dalam dialog pendidikan di Kabupaten Semarang, baru-baru ini. Ia mendesak perlindungan guru masuk RUU Sisdiknas Prolegnas 2026 serta percepatan penyelesaian tenaga non-ASN melalui pengangkatan ASN dan penataan berbasis kebutuhan daerah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PGRI Kabupaten Semarang Usulkan Perlindungan Guru Masuk RUU Sisdiknas

PGRI Kabupaten Semarang Usulkan Perlindungan Guru Masuk RUU Sisdiknas

PGRI Kabupaten Semarang Usulkan Perlindungan Guru Masuk RUU Sisdiknas

Eko Lesmono, Ketua PGRI Kabupaten Semarang. Foto: win
Eko Lesmono, Ketua PGRI Kabupaten Semarang. Foto: win
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Semarang, Eko Lesmono, menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Komisi X DPR RI terkait perlindungan guru hingga penyelesaian tenaga non-ASN, dalam agenda dialog pendidikan baru-baru ini.

Eko menegaskan, poin utama yang disampaikan adalah pentingnya memasukkan klausul khusus tentang perlindungan guru dalam Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) yang diharapkan masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026.

“Kami berharap ada pasal khusus yang memberikan jaminan perlindungan dan kenyamanan bagi guru saat menjalankan tugasnya, sehingga tidak mudah dikriminalisasi. Semacam imunitas profesi ketika guru melaksanakan kewajibannya secara profesional,” ujarnya.

Selain perlindungan hukum, PGRI Kabupaten Semarang juga menyoroti penyelesaian tenaga non-ASN, khususnya guru honorer. Pasalnya, saat ini pemerintah daerah tidak lagi diperbolehkan mengangkat tenaga honorer baru, sementara setiap tahun terjadi pensiun guru yang berpotensi menimbulkan kekosongan formasi.
Ia berharap ada percepatan pengangkatan ASN sesuai kebutuhan dan formasi di masing-masing kabupaten/kota agar kekosongan akibat pensiun dapat segera terisi.

“Kami meminta ada solusi konkret, termasuk percepatan pengangkatan PNS maupun PPPK sesuai formasi daerah. Jangan sampai terjadi kekosongan guru karena tidak boleh lagi mengangkat honorer,” tegasnya.

PGRI juga menanggapi rencana sentralisasi pengelolaan guru dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat. Menurut Eko, kebijakan tersebut pada prinsipnya baik, namun pelaksanaannya harus mempertimbangkan kearifan lokal.

“Redistribusi guru sebaiknya berbasis kearifan lokal, agar guru tidak terlalu jauh dari domisili dan tetap memperhatikan kondisi sosial di daerah,” katanya.

Terkait Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang kini dicairkan setiap bulan, Eko menyampaikan apresiasi atas kelancaran pencairan. Namun, masih ada sejumlah guru yang mengalami kendala akibat persoalan validasi data dan ijazah, terutama bagi guru yang baru menerima sertifikat pendidikan profesi.

“Harapan kami, dinas terkait dapat segera menyelesaikan persoalan administrasi tersebut agar hak guru dapat diterima tepat waktu,” ungkapnya.

Secara umum, Eko menyebut dua isu paling mendesak bagi guru saat ini, yakni pengesahan RUU Sisdiknas yang memuat perlindungan guru serta penyelesaian status dan kesejahteraan tenaga non-ASN. Di Kabupaten Semarang, jumlah anggota PGRI aktif tercatat sekitar 7.600 orang. Sementara total guru secara keseluruhan diperkirakan mencapai 12.000 orang. Dari jumlah tersebut, terdapat sekitar 660 guru tidak tetap (GTT/PTT) di sekolah negeri yang berstatus non-ASN.

“Sebagian dari mereka belum dapat mengikuti seleksi ASN karena belum memenuhi persyaratan administratif, dengan masa pengabdian rata-rata satu hingga tiga tahun. Kalau sampai diputus, akan terjadi kekosongan. Maka perlu ada solusi agar status mereka jelas dan kesejahteraannya terjamin,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran, Kabupaten Semarang, melepas 341 lulusan Madrasah Aliyah pada Sabtu (6/6/2026). Mayoritas santri meraih predikat mumtaz dan puluhan di antaranya menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Dari sekitar 1.600 pendaftar tahun ajaran baru, pesantren hanya menerima sekitar 550 calon santri sebagai upaya menjaga kualitas pendidikan akademik dan keislaman.
Ribuan Mendaftar, Hanya Sepertiga Diterima: Al Irsyad Tengaran Komit Cetak Santri Berprestasi
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga malam hari karena tingginya jumlah piagam yang masuk, sekaligus mengantisipasi penggunaan dokumen tidak sesuai ketentuan dalam seleksi penerimaan siswa baru.
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026
Majelis Masyayikh di Sidang MK Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Majelis Masyayikh di Sidang MK: Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Sebuah rumah milik Paidi (65) di Dusun Kalangan RT 01 RW 05, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, terbakar pada Senin (8/6/2026) dini hari. Kebakaran diketahui setelah warga mendengar teriakan dari rumah korban dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tim Damkar dari sejumlah pos diterjunkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 04.34 WIB sehingga kebakaran tidak meluas. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Kebakaran Landa Rumah Warga Pabelan, Damkar Gabungan Kabupaten Semarang dan Salatiga Berjibaku Jinakkan Api
Sebuah rumah milik Paidi (65) di Dusun Kalangan RT 01 RW 05, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, terbakar pada Senin (8/6/2026) dini hari. Kebakaran diketahui setelah warga mendengar...
Lokasi wisata alam baru di perbatasan Desa Lerep dan Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, ramai dikunjungi wisatawan setelah viral di media sosial dalam tiga pekan terakhir. Popularitas kawasan dengan aliran air jernih dari lereng Gunung Ungaran itu bermula dari konten yang dibuat Karang Taruna Desa Lerep bersama mahasiswa KKN UPGRIS dan UNNES.
Ini Dia Kalipangus, Obyek Wisata Dadakan yang Viral di Ungaran
Lokasi wisata alam baru di perbatasan Desa Lerep dan Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, ramai dikunjungi wisatawan setelah viral di media sosial dalam tiga pekan terakhir. Popularitas...
LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah membuka Seleksi Nasional Magang Jepang di SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh Banyumas pada 8–12 Juni 2026. Program kerja sama dengan IM Japan tersebut diikuti ratusan peserta sebagai upaya meningkatkan kompetensi, membuka peluang kerja internasional, sekaligus membentuk tenaga kerja berkarakter dan berdaya saing global.
LP Ma’arif NU Jateng Gelar Seleksi Nasional Magang Jepang, Buka Peluang Karier Global bagi Generasi Muda
LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah membuka Seleksi Nasional Magang Jepang di SMK Ma’arif NU 1 Sumpiuh Banyumas pada 8–12 Juni 2026. Program kerja sama dengan IM Japan tersebut diikuti ratusan peserta sebagai...
Ada Jeritan dari Bangku Madrasah
Ada Jeritan dari Bangku Madrasah
Kepala MTs Aswaja Tengaran, Hafid Zaen Akhmad, mengkritisi peluncuran program Sekolah Rakyat yang dinilai berpotensi menambah pemborosan anggaran di tengah keterbatasan bantuan bagi madrasah swasta. Menurutnya,...
Pameran Gema Ujana Kolaborasi Soramata Pasar Tegalan Salatiga Sedot Pengunjung
Pameran Gema Ujana Kolaborasi Soramata Pasar Tegalan Salatiga Sedot Pengunjung
Pameran seni Gema Ujana digelar di Pasar Tegalan Tegalombo, Kelurahan Blotongan, Kota Salatiga, pada 5–7 Juni 2026 dengan menghadirkan kolaborasi musik, tari, pembatik, hingga empu keris. Komunitas Soramata...
Muat Lebih

POPULER

Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, resmi membuka pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Aula Ganesha Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Selasa (2/6/2026). Pembukaan SPMB menandai dimulainya persaingan ribuan calon siswa untuk masuk sekolah favorit melalui proses seleksi yang berlangsung secara daring pada 2–4 Juni 2026 dengan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Pembukaan SPMB di Salatiga, 2.500 Siswa Bersaing Rebut Sekolah Bergengsi
Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran, Kabupaten Semarang, melepas 341 lulusan Madrasah Aliyah pada Sabtu (6/6/2026). Mayoritas santri meraih predikat mumtaz dan puluhan di antaranya menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Dari sekitar 1.600 pendaftar tahun ajaran baru, pesantren hanya menerima sekitar 550 calon santri sebagai upaya menjaga kualitas pendidikan akademik dan keislaman.
Ribuan Mendaftar, Hanya Sepertiga Diterima: Al Irsyad Tengaran Komit Cetak Santri Berprestasi
Polda Jawa Tengah akan menggelar Operasi Patuh Candi 2026 pada 8-21 Juni 2026 untuk meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas. Selain edukasi dan pencegahan, polisi juga menindak pelanggaran melalui ETLE dan tilang manual, termasuk penggunaan pelat nomor kendaraan yang ditutup, dilipat, atau dimodifikasi demi menghindari kamera pengawas lalu lintas.
Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai 8 Juni, Pelat Nomor yang Dimodifikasi Jadi Sasaran Utama

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved