RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Piala Dunia U-17 Tuntas Sukses Digelar, Pj Gubernur Jateng Ucapkan Terima Kasih pada Masyarakat

Piala Dunia U-17 Tuntas Sukses Digelar, Pj Gubernur Jateng Ucapkan Terima Kasih pada Masyarakat

Piala Dunia U-17 Tuntas Sukses Digelar, Pj Gubernur Jateng Ucapkan Terima Kasih pada Masyarakat

Foto: Dok. IST

Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana.

Penyelenggaraan Piala Dunia U-17 di Stadion Manahan Surakarta mendapat apresiasi positif karena dianggap berlangsung dengan lancar. Kesuksesan tersebut diperoleh berkat dukungan penuh dari masyarakat sejak awal hingga pertandingan pamungkas.

Dari fase awal kompetisi hingga pertandingan terakhir antara tim Jerman dan Perancis di Stadion Manahan pada Sabtu, 2 Desember 2023 malam, semuanya berjalan dengan baik. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, Ketua Umum PSIS Erick Thohir, dan Menpora Dito Ariotedjo menambah nuansa meriah pada pertandingan penutup ini.

Menurut Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, kompetisi sepak bola internasional yang berlangsung sejak 10 November hingga 2 Desember 2023 di Surakarta berjalan dengan lancar dan tertib. Penilaian positif ini mencakup seluruh rangkaian acara, mulai dari penyisihan, per delapan final, perempat final, semi final, hingga upacara penutupan.

Indonesia Mampu Melaksanakan Kompetisi Berkelas Dunia

Nana Sudjana melihat keberhasilan penyelenggaraan sebagai indikator bahwa Indonesia mampu melaksanakan kompetisi berkelas dunia. Selama pelaksanaan, tidak terjadi permasalahan yang menonjol, sehingga mencerminkan kemampuan Indonesia dalam menyelenggarakan acara sepak bola internasional.

Nana mengapresiasi peran penting masyarakat Solo Raya dan Jawa Tengah secara umum. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Piala Dunia U-17 tidak lepas dari kontribusi positif masyarakat yang mampu menjaga situasi nyaman dan kondusif sepanjang acara.

“Selama pelaksanaan kita selalu bersyukur. Sebab dari awal sampai akhir pertandingan, berjalan dengan tertib dan tidak ada suatu permasalahan yang menonjol,” ucap Nana.

Dampak Positif bagi Ekonomi Solo Raya

Selain sukses secara organisatoris, penyelenggaraan Piala Dunia U-17 juga memberikan dampak positif bagi ekonomi di Solo Raya. Tingkat hunian hotel yang penuh dan antusiasme masyarakat terhadap tempat kuliner menunjukkan adanya peningkatan ekonomi di Jawa Tengah, terutama di kawasan Solo Raya.

Piala Dunia U-17 di Stadion Manahan Surakarta tidak hanya menjadi sukses dari segi pertandingan, tetapi juga mampu memperlihatkan potensi Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara kompetisi sepak bola internasional. Dukungan dan partisipasi masyarakat turut berperan dalam kesuksesan acara ini, menciptakan atmosfer yang positif dan menyemarakkan.

Tag :

BACA JUGA :

jerman vs prancis
Timnas Jerman U17 Raih Kemenangan Spektakuler di Final Piala Dunia U17
Argentina vs Mali
Mali Mendominasi! Kemenangan 3-0 Atas Argentina Bawa Mereka ke Posisi Tiga Besar
Argentina vs Jerman
Jerman U-17 Sabet Kemenangan Dramatis Melalui Adu Penalti dan Tempuh Jalur Final Piala Dunia U-17 2023
Prancis vs Mali
Prancis U-17 Tembus Final Piala Dunia U-17 2023 setelah Comeback Dramatis Melawan Mali U-17
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Dua kecelakaan tunggal terjadi di Kota Salatiga, Sabtu (29/8/2026) malam, mengakibatkan lima orang mengalami luka. Honda Jazz menabrak pohon di Jalan Argorumakso, sementara Toyota Agya terguling di JLS,...
Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tersebut mengumpulkan sedikitnya 10 kantong sampah dan dilanjutkan pembagian nasi box kepada masyarakat serta dukungan bagi UMKM sekitar.
Gerakan Langit Biru Indonesia, Ratusan Kader Demokrat Salatiga Bersihkan Taman Tingkir
Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan...
Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026)...
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Rencana pengembangan energi panas bumi di Gunung Ungaran dan Telomoyo, Jawa Tengah, dinilai perlu menyeimbangkan kebutuhan energi bersih dengan perlindungan lingkungan dan kepentingan masyarakat. Dosen...
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 29 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari. Kondisi berawan diperkirakan muncul sore hingga awal malam, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
29 Agustus 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 29 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari. Kondisi...
Muat Lebih

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved