URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional 2024, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, memimpin upacara bendera di Alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur, pada Senin (25/11/2024) pagi, dengan membacakan sambutan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pola Restorative Justice Disiapkan untuk Selesaikan Kasus Kekerasan di Sekolah

Pola Restorative Justice Disiapkan untuk Selesaikan Kasus Kekerasan di Sekolah

Pola Restorative Justice Disiapkan untuk Selesaikan Kasus Kekerasan di Sekolah

Ratusan guru mengikuti upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional 2024 tingkat Kabupaten Semarang di Alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur, Senin (25/11/2024). Foto: Diskominfo Kabupaten Semarang
Ratusan guru mengikuti upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional 2024 tingkat Kabupaten Semarang di Alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur, Senin (25/11/2024). Foto: Diskominfo Kabupaten Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, memimpin upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional 2024 tingkat Kabupaten Semarang di Alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur, pada Senin (25/11/2024) pagi. Dalam kesempatan itu, Bupati membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa perlindungan hukum bagi guru saat menjalankan tugas akan terus ditingkatkan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penandatanganan nota kesepahaman dan kerja sama antara Kemendikdasmen dengan Kepolisian RI. Nota kesepahaman ini bertujuan agar kasus kekerasan di sekolah dapat diselesaikan secara kekeluargaan melalui pola Restorative Justice.

“Dengan demikian, guru tidak akan menjadi terpidana,” tegasnya.

Selain itu, Kemendikdasmen juga berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui peningkatan kompetensi guru. Langkah tersebut mencakup pemenuhan kualifikasi pendidikan guru dengan ijazah D-IV atau strata satu (S-1), pengembangan kompetensi kewirausahaan, serta peningkatan kesejahteraan guru, baik yang berstatus ASN maupun non-ASN. “Peningkatan kesejahteraan ini diharapkan dapat meningkatkan dedikasi dan kualitas pembelajaran,” tambah Abdul Mu’ti.

Sementara Ketua PGRI Kabupaten Semarang, Sukaton Purtomo Priyatmo, menyambut baik rencana kerja sama antara Kemendikdasmen dan Kepolisian RI terkait penerapan pola Restorative Justice untuk menyelesaikan kasus kekerasan antara guru dan siswa di sekolah. Ia menegaskan bahwa pihaknya selalu mengingatkan para guru untuk berperilaku sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

“Dengan begitu, apa yang dilakukan guru akan sah secara hukum. Semoga kesepakatan ini bermanfaat bagi para guru,” ujarnya.

Upacara peringatan Hari Guru Nasional 2024 tingkat Kabupaten Semarang berlangsung dengan khidmat dan lancar. Ratusan guru dari berbagai sekolah mengikuti upacara dengan tertib. (win)

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum