KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Proyek Tak Kunjung Dilunasi, Atap Bangunan Puskesmas Jambu “Dipreteli” Pemborong

Proyek Tak Kunjung Dilunasi, Atap Bangunan Puskesmas Jambu “Dipreteli” Pemborong

Proyek Tak Kunjung Dilunasi, Atap Bangunan Puskesmas Jambu “Dipreteli” Pemborong

UNGARAN – Rekaman video berdurasi 1 menit 31 detik yang memperlihatkan beberapa orang yang mencopoti genting pada bangunan baru Puskesmas Jambu, Kabupaten Semarang, beredar luas di masyarakat melalui sejumlah media sosial, Rabu (23/3/2022).

Dari rekaman tersebut terlihat tiga orang pekerja tengah sibuk melepas genting atap puskesmas kemudian ditata rapi di atas bak sebuah mobil pikap. Seorang pria yang turut membongkar genting dan memperkenalkan diri bernama Surya Perdana menjelaskan penyebab aksi pencopotan genting itu.

“Kami selaku pihak ketiga yang ditunjuk PT Artha Dinata sebagai pelaksana proyek belum menerima pelunasan kewajiban, sementara proyek telah kami rampungkan 100 persen,” katanya saat dikonformasi, Kamis (24/3/2022).

Surya menjelaskan, kronologinya berawal saat PT Artha Dinata selaku kontraktor memenangkan tender pembangunan Puskesmas Jambu. Dalam perjalanannya ternyata kontraktor diputus kontrak, sementara pemborong tetap merampungkan pekerjaannya.

“Pemutusan kontrak yang baru berjalan 79 persen tentu berdampak ke kami. Kami nggak ada urusan dengan itu, wong sudah kami selesaikan 100 persen,” jelasnya.

Menurut Surya, PT Artha Dinata masih menunggak pelunasan kewajiban sebesar 21 persen dari nilai kontrak yang mencapai miliaran rupiah tersebut.

“Nominalnya kurang lebih Rp650 juta. Saya beli material juga ngutang dulu. Makanya ini saya ambili untuk dijual kembali, tapi kan ya butuh waktu,” urainya.

Ia berharap agar PT Artha Dinata segera melunasi kewajibannya agar permasalahan tersebut bisa segera selesai.

“Kami juga akan mengembalikannya seperti semula manakala kontraktor menyelesaikan tanggungjawabnya, sebab sudah jadi kewajiban kami sebagai pemborong,” timpalnya.

Sebagai informasi, total nilai kontrak pekerjaan fisik pembangunan Puskesmas Jambu ini mencapai Rp 3,1 miliar. Sesuai dengan kontrak pekerjaan pembangunan Puskesmas Jambu tersebut dimulai pada bulan Juli 2021 dan selesai akhir Desember 2021. Secara umum seluruhnya telah rampung 100 persen pada 10 Januari 2022. Namun hingga saat ini pihak kontraktor tidak kunjung membayarkan kewajibannya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]