URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PSIS gagal meraih poin saat melawan Bhayangkara FC dalam pertandingan BRI Liga 1. Dua gol dari Septian David dan Rizky Dwi tidak cukup untuk mengimbangi tiga gol dari Bhayangkara FC yang dicetak oleh Andeeson Sales dan Mati Mier.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PSIS Gagal Raih Poin saat Melawan Bhayangkara FC dengan Skor 3-2

PSIS Gagal Raih Poin saat Melawan Bhayangkara FC dengan Skor 3-2

PSIS Gagal Raih Poin saat Melawan Bhayangkara FC dengan Skor 3-2

featured-img

PSIS Semarang harus mengakui keunggulan Bhayangkara FC dengan skor 3-2 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang pada Rabu (1/3/2023) sore.

Dalam pertandingan tersebut, Septian David dan Rizky Dwi berhasil mencetak dua gol untuk PSIS, sementara Andeeson Sales dan Mati Mier berhasil mencetak tiga gol untuk Bhayangkara FC.

Pelatih PSIS, Gilbert Agius mengakui bahwa pertandingan tersebut cukup sulit dan mengakui kekuatan tim lawan.

Meski demikian, ia tetap memberikan apresiasi kepada para pemain yang sudah menampilkan permainan terbaiknya. Agius juga meminta maaf kepada seluruh pendukung PSIS yang belum bisa memberikan kemenangan pada pertandingan kali ini.

Salah satu pemain PSIS, Taesi Marukawa, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih dalam pertandingan ini. Namun, ia dan para pemain akan terus berbenah untuk bisa meraih hasil yang lebih baik di pertandingan selanjutnya.

Meski Bhayangkara FC belum pernah dikalahkan pada putaran kedua BRI Liga 1, Agius tetap berharap bahwa PSIS bisa mengimbangi permainan Bhayangkara FC bahkan meraih poin di kandangnya.

Dengan hasil ini, PSIS Semarang saat ini berada di peringkat ke-9 klasemen sementara BRI Liga 1 2022/2023 dengan raihan 35 poin.

BACA JUGA :

Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan