KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

PSIS Yakin Bisa Raih Poin Penuh Lawan Persik Kediri

PSIS Yakin Bisa Raih Poin Penuh Lawan Persik Kediri

PSIS Yakin Bisa Raih Poin Penuh Lawan Persik Kediri

SEMARANG – PSIS akan menjamu Persik Kediri dalam laga lanjutan Liga 1 pekan kelima di Stadion Jatidiri Semarang pada Kamis (18/7/2022) pukul 16.00 WIB. Pelatih PSIS, Sergio Alexandre mengaku yakin kepada anak asuhnya untuk bisa meraih point penuh.

“Semua pemain sudah siap. Kami yakin bisa meraih hasil maksimal,” ujarnya dalam jumpa pers Rabu (17/8/2022).

Lebih lanjut, Sergio mengakui bahwa Persik Kediri mempunyai pemain berkualitas. Meski Tim Macan Putih baru berganti pelatih, akan tetapi Sergio tidak melihat hal tersebut sebagai peluang dan akan tetap fokus pada permainan.

“Tim yang bagus dan sedang bangkit. Meski baru saja berganti pelatih kita tidak memikirkan itu dan terus fokus meraih poin penuh,” terangnya.

Sergio menyebut, kemungkinan pada pertandingan esok hari striker asing PSIS, Carlos Fortes bisa diturunkan. Namun tidak bisa dipastikan berapa lama pemain berpaspor Portugal ini akan bermain.

“Yang terpenting besok yang main kita harus memberikan kepercayaan kepada yang bermain atau yang menggantikan Fortes. Memang terasa berpengaruh tanpa fortes dengan cara bermainnya,” paparnya.

“Untuk pertandingan melawan Kediri mungkin Fortes bisa dimainkan dalam beberapa menit dan kita sudah punya rencana akan hal itu bagaimana fortes disimpan dan akan dimainkan. Namun kita tidak akan mamaksakan menit bermain fortes tanpa arahan dokter,” katanya.

Sementara itu, salah satu pemain PSIS, Frendi Saputra mengaku bahwa para pemain sudah siap meraih point penuh. Tim Maheda Jenar kini berambisi memenangkan pertandingan setelah kalah melawan Persib di pertandingan sebelumnya.

“Kita cukup terpukul saat kalah melawan Persib. Tapi kita tetap fokus pada pertandingan selanjutnya agar bisa meraih hasil maksimal,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Pegawai Telkomsel Gasak Kabel dan Baterai di 12 Tower di Kabupaten Semarang
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px