URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Puluhan warga Salatiga mengikuti donor darah yang digelar Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo bekerjasama dengan PMI Salatiga di aula kelurahan setempat, (27/6/22).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Puluhan Warga Salatiga Antusias Ikuti Donor Darah di Kelurahan Kumpulrejo

Puluhan Warga Salatiga Antusias Ikuti Donor Darah di Kelurahan Kumpulrejo

Puluhan Warga Salatiga Antusias Ikuti Donor Darah di Kelurahan Kumpulrejo

Sejumlah warga saat ikuti giat donor darah dikelurahan Kumpulrejo (Poto dok ist)
Sejumlah warga saat ikuti giat donor darah dikelurahan Kumpulrejo (Poto dok ist)
featured-img

Puluhan warga Salatiga mengikuti donor darah yang digelar Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo bekerjasama dengan PMI Salatiga di aula kelurahan setempat, (27/6/22).

Dalam kesempatan itu, hadir mantan Sekda Salatiga Agus Rudianto pemegang pin donor karena sudah 100 kali lebih berdonor sebagai motivator donor darah. Motivator lainnya Purwanto seorang ASN Pemkot Salatiga yang meraih lencana donor darah karena sudah berdonor 130-an lebih.

Agus Rudianto memberikan apresiasi kepada Kelurahan Kumpulrejo dan Kecamatan Argomulyo yang sudah menggelar donor darah. Karena manfaat donor darah banyak sekali.” Selain darah yang kita donorkan bermanfaat untuk sesama, tubuh kita juga menjadi sehat,” ujarnya. Ia juga memberikan semangat kepada warga masyarakat, tidak terkecuali para generasi muda di Salatiga agar melakukan donor darah.

Camat Argomulyo Agus Wibowo yang hadir di kegiatan donor darah tersebut mengatakan, kegiatan donor ini bagian dari pemberdayaan masyarakat dengan harapan masyarakat peduli menyalurkan setetes darahnya untuk membantu sesame.” Kegiatan ini sangat positif dan perlu didukung, syukur-syukur di Kelurahan Kumpulrejo bisa terbentuk semacam Bank Darah, bila sewaktu-waktu ada saudara kita yang membutuhkan, maka kita bisa ceoat untuk menolong,” katanya.

Dikatakan Wibowo, di enam kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Argomulyo sudah melakukan kegiatan donor darah.” Jadi enam kelurahan sudah terprogram kegiatan donor darah bekerjasama dengan PMI Salatiga. Kebetulan saat ini ada KKN ( kuliah kerja nyata) dan praktek lapangan dari UGM, UKSW dan UIN Semarang, kita berdayakan untuk kegiatan ini,” pungkasnya.

Sementara Lurah Kumpulrejo Eska Bayu mengatakan kegiatan donor darah ini diadakan setelah lama pandemi Covid-19 . Kegiatan ini juga dihadiri oleh Agus Rudianto eks Sekda Salatiga sebagai motivator yang sudah mendapat pin pendonor darah dari presiden.” Untuk animo masyarakat sangat luar biasa, semangat warga untuk membantu sesama melalui donor kita apresiasi. Kegiatan ini sangat baik karena bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.

Eska Bayu juga mengucapkan terimakasihnya kepada masyarakat yang sudah mendonorkan darahnya untuk sesama dan bagi yang belum agar di kemudian hari bisa berdonor.” Selain bermanfaat untuk orang lain, donor darah itu itu juga menyehatkan badan kita,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan