URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan guru dan Perangkat desa di desa Purworejo kecamatan Suruh Kabupaten Semarang, terlihat kompak saat Senam Korpri, Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional(HAORNAS) tahun 2022, sekaligus mengisi kegiatan Jeda Tengah Semester.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Guru dan Perangkat Desa Purworejo, Ikut Meriahkan Haornas di Kecamatan Suruh

Ratusan Guru dan Perangkat Desa Purworejo, Ikut Meriahkan Haornas di Kecamatan Suruh

Ratusan Guru dan Perangkat Desa Purworejo, Ikut Meriahkan Haornas di Kecamatan Suruh

featured-img

Ratusan guru dan Perangkat desa di desa Purworejo kecamatan Suruh Kabupaten Semarang, terlihat kompak saat Senam Korpri, Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional(HAORNAS) tahun 2022, sekaligus mengisi kegiatan Jeda Tengah Semester.

Acara yang dipelopori oleh K3S dan Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Suruh itu menggelar kegiatan Senam Bersama dan Jalan Santai, dengan menempuh rute sejauh 3 km.

Dengan mengambil star di depan SPF SDN Purworejo 1, Nampak ratusan guru yang mengenakan kaos Merah dan celana Hitam itu dengan riang mengikuti jalanya kegiatan.

Kepada Rasika FM, KaKorwil Bidang Pendidikan Kecamatan Suruh Sipyani, S.Pd.,M.Si Mengatakan jika kegiatan tersebut merupakan Program kerja K3S dan Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Suruh dalam rangka Puncak Haornas 2022.

“Tujuan utama kami adalah Memasyarakatkan olahraga kepada masyarakat disekitar, serta Menciptakan kebersamaan diantara seluruh Karyawan, guru PJOK dan Kepala Sekolah di Korwilcam bidang pendidikan di Suruh” ungkap Sipyani.

Sipyani menambahkan kegiatan ini diharapkan bisa menumbuhkan Solidaritas dan Soliditas bagi Guru di Kecamatan Suruh dan yang terpenting dapat mengolahragakan masyakat dan memasyarakatkan olahraga” tambahnya.

Sementara itu Penanggungjawab kegiatan, Endang Kusdiningsih, S.Pd,M.Pd mengatakan karena pelaksanaan kegiatan bersamaan dengan Penilaian tengah semester bagi siswa didik maka Haornas tahun ini tidak melibatkan siswa.

“kami tidak ingin pelaksanaan Haornas kali ini menganggu siswa didik kami dalam ujian, sehingga acaranya hanya dihadiri oleh Ka Korwil, Pengawa TK/SD dan karyawan, seluruh kepala Sekolah dan guru olah raga, instruktur senam dan sejumlah perangkat desa Purworejo” kata Endang yang juga
Ketua K3S ini.

Endang menambahkan saat pelaksanaan jalan sehat cukup meriah, dimana ditengah jalan peserta memasukkan kupon undian dan doorprise hadiah. Bahkan saat senam juga terlihat kompak dibawah koordiansi 8 guru senam.

“setidaknya ada 8 instruktur senam yang membuat suasana tambah meriah, kehadiran perangkat desa juga menambah semanggat kami dalam berolah raga” tutup Endang Kusdiningsih kepala SDN Suruh 1 ini.

Pantauan wartawan, peserta kegiatan Senam Bersama dan Jalan Sehat adalah semua Kepala Sekolah, semua Guru PJOK dan Karyawan Dinas Pendidikan di wilayah Kecamatan Suruh, serta perangkat desa Purworejo dan beberapa warga sekitar.

Suasana senam dalam rangka Haornas kecamatan Suruh

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara