URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan pelayat menghadiri pemakaman Iwan Boedi Prasetijo Paulus di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Makam Salaman Mloyo pada Kamis (22/9/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Pelayat Hadiri Pemakaman Iwan Boedi di TPU Salaman Mloyo

Ratusan Pelayat Hadiri Pemakaman Iwan Boedi di TPU Salaman Mloyo

Ratusan Pelayat Hadiri Pemakaman Iwan Boedi di TPU Salaman Mloyo

featured-img

SEMARANG – Ratusan pelayat menghadiri pemakaman Iwan Boedi Prasetijo Paulus di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Makam Salaman Mloyo pada Kamis (22/9/2022).

Dalam pantauan para pelayat yakni keluarga, rekan dan kolega kerja dari korban pembunuhan ini datang sejak pukul 11.00 WIB. Istri Iwan Boedi bernama Theresia Onee Anggarawati datang dengan raut wajah kesedihan bersama anak-anaknya.[irp posts=”42917″ name=”Polrestabes Semarang Serahkan Jasad Iwan ke Keluarga”][irp posts=”43271″ name=”Saksi Pembunuhan Iwan Boedi Ajukan Perlindungan ke LPSK”]

Hadir pula atasan kerja Iwan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang yaitu Indriyasari. Sebelum dimulainya pemakaman oleh Santa Maria Funeral Organizer, para pelayat yang dipimpin oleh Romo Bono dari Banyumanik membacakan doa berharap agar almarhum tenang dan seluruh dosanya diampuni pleh tuhan.

Setelah pembacaan doa usai, kesedihan mendalam Onee dan keluarganya pecah ketika peti Iwan diturunkan ke liang lahat dan ditutup oleh pasir. Setelah peti tertutup pasir, para pelayat kemudian menaburkan bunga yang telah disiapkan dan diiringi doa bersama kembali.

Kepala Bapenda Semarang, Indriyasari kembali mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban atas peristiwa yang dialami. Iin sapaan akrabnya juga berharap keluarga dapat menerima kenyataan ini dengan lapang dada.

“Kita semua datang dengan duka yang amat mendalam. Semoga pak Iwan diterima ditempat yang terbaik dan keluarga yang ditinggalkan kuat menerima cobaan ini,” ujar Iin usai pemakaman.

Sementara itu, Theresia Onee Anggarawati mengatakan meski kasus pembunuhan suaminya masih diselidiki oleh kepolisian, namun ia dan keluarga sudah sedikit lega karena sudah melakukam pemakaman suaminya dengan layak.

“Walaupun berat tapi sudah sedikit lega karena sudah memakamkan suami saya dengan layak. Saya berharap tuhan mengampuni dosa suami saya, dan kami sedang belajar untuk memaafkan para pelaku meski tetap hukum duniawi, alam, semesta dan istilahnya hukum karma itu ada,” paparnya.

Onee dan anak-anaknya kini akan berusaha menjalani kehidupan yang baru meski kejadian yang menimpa keluarganya sangat kejam. Sedangkan kasus ini sudah ia serahkan sepenuhnya oleh kepolisian.

“Saya sudah pasrahkan kasus ini kepada pak Irwan (Kapolrestabes Semarang) dan saya percaya beliau bisa mengusut tuntas kasus ini apapun motifnya tetap berharap segera terungkap,” kata Onee.

Sebagai informasi, jasad Iwan dikuburkan dalam keadaan tak utuh yakni tanpa kepala, tangan kanan dan kaki kanan. Iwan merupakan korban pembunuhan yang jasadnya ditemukan terbakar di CV Family Kawasan Marina Kota Semarang pada Kamis (8/9/2022) malam lalu.

Kini kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan memburu pelaku agar kasus ini segera terungkap. Istri Iwan, Theresia Onee Anggarawati meminta masyarakat untuk terus mengawal kasus pembunuhan suaminya. Onee percaya kini polisi sedang melakukan kerja keras untuk memburu dan menyelidiki pembunuhan ini.

BACA JUGA :

Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
DPRD Kabupaten Semarang meminta Pemerintah Kabupaten Semarang tidak lagi menjadikan pokok-pokok pikiran (pokir) sebagai prioritas pemangkasan anggaran dalam penyusunan APBD 2027 setelah kemampuan keuangan daerah diperkirakan turun lebih dari Rp400 miliar. Permintaan itu disampaikan Senin (13/7/2026), sementara pemerintah menegaskan seluruh usulan pokir tetap harus memenuhi regulasi dan persyaratan administratif sebelum direalisasikan.
Pokir DPRD Kabupaten Semarang 2027 Terancam Dipangkas, Anggota Dewan Siap-Siap Gigit Jari
Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 13 Juli 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara di Semarang mencapai 25,4 derajat Celsius dengan kelembapan 65 persen, sementara cuaca kering masih berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
13 Juli 2026: Cuaca Semarang Cerah, BMKG Minta Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Tengah
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras