KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ratusan Pelayat Hadiri Pemakaman Iwan Boedi di TPU Salaman Mloyo

Ratusan Pelayat Hadiri Pemakaman Iwan Boedi di TPU Salaman Mloyo

Ratusan Pelayat Hadiri Pemakaman Iwan Boedi di TPU Salaman Mloyo

SEMARANG – Ratusan pelayat menghadiri pemakaman Iwan Boedi Prasetijo Paulus di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Makam Salaman Mloyo pada Kamis (22/9/2022).

Dalam pantauan para pelayat yakni keluarga, rekan dan kolega kerja dari korban pembunuhan ini datang sejak pukul 11.00 WIB. Istri Iwan Boedi bernama Theresia Onee Anggarawati datang dengan raut wajah kesedihan bersama anak-anaknya.[irp posts=”42917″ name=”Polrestabes Semarang Serahkan Jasad Iwan ke Keluarga”][irp posts=”43271″ name=”Saksi Pembunuhan Iwan Boedi Ajukan Perlindungan ke LPSK”]

Hadir pula atasan kerja Iwan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang yaitu Indriyasari. Sebelum dimulainya pemakaman oleh Santa Maria Funeral Organizer, para pelayat yang dipimpin oleh Romo Bono dari Banyumanik membacakan doa berharap agar almarhum tenang dan seluruh dosanya diampuni pleh tuhan.

Setelah pembacaan doa usai, kesedihan mendalam Onee dan keluarganya pecah ketika peti Iwan diturunkan ke liang lahat dan ditutup oleh pasir. Setelah peti tertutup pasir, para pelayat kemudian menaburkan bunga yang telah disiapkan dan diiringi doa bersama kembali.

Kepala Bapenda Semarang, Indriyasari kembali mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban atas peristiwa yang dialami. Iin sapaan akrabnya juga berharap keluarga dapat menerima kenyataan ini dengan lapang dada.

“Kita semua datang dengan duka yang amat mendalam. Semoga pak Iwan diterima ditempat yang terbaik dan keluarga yang ditinggalkan kuat menerima cobaan ini,” ujar Iin usai pemakaman.

Sementara itu, Theresia Onee Anggarawati mengatakan meski kasus pembunuhan suaminya masih diselidiki oleh kepolisian, namun ia dan keluarga sudah sedikit lega karena sudah melakukam pemakaman suaminya dengan layak.

“Walaupun berat tapi sudah sedikit lega karena sudah memakamkan suami saya dengan layak. Saya berharap tuhan mengampuni dosa suami saya, dan kami sedang belajar untuk memaafkan para pelaku meski tetap hukum duniawi, alam, semesta dan istilahnya hukum karma itu ada,” paparnya.

Onee dan anak-anaknya kini akan berusaha menjalani kehidupan yang baru meski kejadian yang menimpa keluarganya sangat kejam. Sedangkan kasus ini sudah ia serahkan sepenuhnya oleh kepolisian.

“Saya sudah pasrahkan kasus ini kepada pak Irwan (Kapolrestabes Semarang) dan saya percaya beliau bisa mengusut tuntas kasus ini apapun motifnya tetap berharap segera terungkap,” kata Onee.

Sebagai informasi, jasad Iwan dikuburkan dalam keadaan tak utuh yakni tanpa kepala, tangan kanan dan kaki kanan. Iwan merupakan korban pembunuhan yang jasadnya ditemukan terbakar di CV Family Kawasan Marina Kota Semarang pada Kamis (8/9/2022) malam lalu.

Kini kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan memburu pelaku agar kasus ini segera terungkap. Istri Iwan, Theresia Onee Anggarawati meminta masyarakat untuk terus mengawal kasus pembunuhan suaminya. Onee percaya kini polisi sedang melakukan kerja keras untuk memburu dan menyelidiki pembunuhan ini.

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama