KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ratusan Warga Antre Beli Sembako Murah di SDN Ledok 01 Salatiga

Ratusan Warga Antre Beli Sembako Murah di SDN Ledok 01 Salatiga

Ratusan Warga Antre Beli Sembako Murah di SDN Ledok 01 Salatiga

SDN Ledok 01 Salatiga menggelar Bazar Pangan Murah pada Rabu (27/3/2024) pagi, sebagai upaya untuk meringankan beban warga akibat kenaikan harga sembako menjelang Lebaran. Acara tersebut dihadiri oleh ratusan warga yang antusias membeli kebutuhan pokok, dengan dukungan dari dinas pangan dan pertanian di SD Ledok kota Salatiga.
Foto Arief Rasika
Sejumlah warga saat antre sembako murah di depan SDN Ledok Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Untuk meringankan beban warga akibat naiknya harga sembako jelang lebaran, SDN Ledok 01 Salatiga gelar Bazar Pangan Murah, rabu 27.3.2024 pagi.

Dalam acara itu ratusan warga nampak antre saat membeli kebutuhan pokok, yang didukung oleh dinas pangan dan pertanian di SD Ledok kota Salatiga.

Menurut Kepala sekolah, Esti Putiyati hal ini sebagai upaya stabilitas pasokan dan harga pangan, agar daya beli masyarakat terjangkau, sekaligus untuk membantu warga dalam menyediakan pangan yang murah ditengah naiknya harga kebutuhan pokok jelang lebaran seperti saat ini.

“Kami sengaja mengelar bazar ini yang pertama kali ini, kerjasama dengan komite sekolah, harapanya bisa meringankan masyarakat jelang lebaran” ujar kepala sekolah.

Pihaknya melihat jika saat ini kebutuhan masyarakat semakin tinggi, harga juga naik, pihak sekolah mengandeng Bulog dan Dispangtan Salatiga, untuk menyediakan sembako diantaranya beras, terigu dan minyak, telur, gula pasir dan cabai.

“kalo yang dijual ini jauh dibawah harga pasar karena mendapatkan subsisi dari dinas terkait, beras misalnya dari Bulog 52 ribu padahal diluar mencapai 70 ribu” tambah Esti.

Pantauan rasikafm.com beras sphp bulog kualitas medium ukuran lima kilogram dijual dengan harga rp 52 ribu, beras medium petani 68 ribu, tepung terigu rp 12 ribu perkilogram, minyak goreng rp 14 ribu dan telur rp 26.500 serta gula pasir rp 16.500.

Selain itu juga ada bawang merah, bawang putihdan cabai rawit merah dan cabai keriting.

Murahnya harga yang ditawarkan membuat banyak warga yang antusias untuk membeli membuat barang yang disediakan ludes dalam waktu kurang dari dua jam.

Sumiati salah satu warga ledok misalnya, dia bersama ratusan warga lain rela mengantri untuk bisa mendapatkan sembako murah ini, meski ada pembatasan pembelian.

“kami sangat terbantu dengan gerakan pangan murah ini karena harganya jauh lebih murah dari pada harga di pasaran saat ini” ujar Sumiati.

Kepala sekolah Esti Putiyati saat diwawancarai Rasika

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]