URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
SDN Ledok 01 Salatiga menggelar Bazar Pangan Murah pada Rabu (27/3/2024) pagi, sebagai upaya untuk meringankan beban warga akibat kenaikan harga sembako menjelang Lebaran. Acara tersebut dihadiri oleh ratusan warga yang antusias membeli kebutuhan pokok, dengan dukungan dari dinas pangan dan pertanian di SD Ledok kota Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Warga Antre Beli Sembako Murah di SDN Ledok 01 Salatiga

Ratusan Warga Antre Beli Sembako Murah di SDN Ledok 01 Salatiga

Ratusan Warga Antre Beli Sembako Murah di SDN Ledok 01 Salatiga

SDN Ledok 01 Salatiga menggelar Bazar Pangan Murah pada Rabu (27/3/2024) pagi, sebagai upaya untuk meringankan beban warga akibat kenaikan harga sembako menjelang Lebaran. Acara tersebut dihadiri oleh ratusan warga yang antusias membeli kebutuhan pokok, dengan dukungan dari dinas pangan dan pertanian di SD Ledok kota Salatiga.
Foto Arief Rasika
Sejumlah warga saat antre sembako murah di depan SDN Ledok Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Untuk meringankan beban warga akibat naiknya harga sembako jelang lebaran, SDN Ledok 01 Salatiga gelar Bazar Pangan Murah, rabu 27.3.2024 pagi.

Dalam acara itu ratusan warga nampak antre saat membeli kebutuhan pokok, yang didukung oleh dinas pangan dan pertanian di SD Ledok kota Salatiga.

Menurut Kepala sekolah, Esti Putiyati hal ini sebagai upaya stabilitas pasokan dan harga pangan, agar daya beli masyarakat terjangkau, sekaligus untuk membantu warga dalam menyediakan pangan yang murah ditengah naiknya harga kebutuhan pokok jelang lebaran seperti saat ini.

“Kami sengaja mengelar bazar ini yang pertama kali ini, kerjasama dengan komite sekolah, harapanya bisa meringankan masyarakat jelang lebaran” ujar kepala sekolah.

Pihaknya melihat jika saat ini kebutuhan masyarakat semakin tinggi, harga juga naik, pihak sekolah mengandeng Bulog dan Dispangtan Salatiga, untuk menyediakan sembako diantaranya beras, terigu dan minyak, telur, gula pasir dan cabai.

“kalo yang dijual ini jauh dibawah harga pasar karena mendapatkan subsisi dari dinas terkait, beras misalnya dari Bulog 52 ribu padahal diluar mencapai 70 ribu” tambah Esti.

Pantauan rasikafm.com beras sphp bulog kualitas medium ukuran lima kilogram dijual dengan harga rp 52 ribu, beras medium petani 68 ribu, tepung terigu rp 12 ribu perkilogram, minyak goreng rp 14 ribu dan telur rp 26.500 serta gula pasir rp 16.500.

Selain itu juga ada bawang merah, bawang putihdan cabai rawit merah dan cabai keriting.

Murahnya harga yang ditawarkan membuat banyak warga yang antusias untuk membeli membuat barang yang disediakan ludes dalam waktu kurang dari dua jam.

Sumiati salah satu warga ledok misalnya, dia bersama ratusan warga lain rela mengantri untuk bisa mendapatkan sembako murah ini, meski ada pembatasan pembelian.

“kami sangat terbantu dengan gerakan pangan murah ini karena harganya jauh lebih murah dari pada harga di pasaran saat ini” ujar Sumiati.

Kepala sekolah Esti Putiyati saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara