[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
UKSW melakukan intervensi gizi bagi anak rawan stunting di Salatiga. Rektor Intiyas Utami menyebut 16 dari 20 anak keluar dari status stunting setelah pendampingan. Program dijalankan Rabu (10/12/2025) untuk mencegah stunting melalui pemberian makanan bergizi dan pendampingan langsung di rumah keluarga penerima manfaat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Rektor UKSW Terima Penghargaan, Lakukan Intervensi Gizi Anak Rawan Stunting

Rektor UKSW Terima Penghargaan, Lakukan Intervensi Gizi Anak Rawan Stunting

Rektor UKSW Terima Penghargaan, Lakukan Intervensi Gizi Anak Rawan Stunting

Intiyas Utami memegang Piagam Penghargaan ‘Orang Tua Asuh Cegah Stunting Foto dok UKSW
Intiyas Utami memegang Piagam Penghargaan ‘Orang Tua Asuh Cegah Stunting Foto dok UKSW

RASIKAFM.COM – SALATIGA – Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) melakukan intervensi gizi bagi anak-anak rawan stunting di Salatiga. Program ini menempatkan mahasiswa langsung ke lapangan untuk mendampingi keluarga penerima manfaat.

Rektor UKSW, Intiyas Utami, menyebut 16 dari 20 anak berhasil keluar dari status stunting setelah intervensi rutin. “Kami berkolaborasi untuk program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) ini dengan melakukan intervensi pemberian makanan bergizi,” kata Rektor. Rabu (10/12/2025).

Ia mengatakan pendataan anak-anak dilakukan melalui dinas terkait di Kota Salatiga. Kemudian, tim kampus turun setiap hari dengan dana internal, dan memastikan intervensi gizi dan pendampingan pola asuh terlaksana secara maksimal.

“Kampus turun dengan dana kampus sendiri, sehingga kami berkontribusi sebagai orangtua asuhnya mereka. Tahun depan saya juga sudah menyisihkan dana sebagai bagian dari pengabdian masyarakat kampus terhadap wilayah kota Salatiga,” kata Intiyas.

Ia menyebut selain mengawal pola asuh, dosen dan mahasiswa juga memantau dan mendampingi kondisi psikologis keluarga. Serta, pemberian makanan bergizi dilakukan langsung di rumah anak-anak agar target nutrisi tercapai.

Intiyas mengungkapkan tidak semua anak mau langsung menerima makanan, sehingga pendampingan harian sangat penting. “Makanan itu kami siapkan dan ditunggu hingga benar-benar dimakan,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Deputi Kementerian Kependudukan dan Pengembangan Keluarga (Kemendukbangga), Maria Ernawati, mengatakan penanganan stunting memerlukan kolaborasi lintas sektor. “Program Genting hadir sebagai gerakan gotong royong yang mengajak masyarakat menjadi orang tua asuh,” ujar Erna.

Erna menambahkan tim pengendali Genting kini sudah ada di seluruh provinsi, dan 512 kabupaten/kota telah melaksanakan program. Kolaborasi berkelanjutan diyakini mempercepat penurunan risiko stunting di Indonesia.

BACA JUGA :

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Pegawai Telkomsel Gasak Kabel dan Baterai di 12 Tower di Kabupaten Semarang