RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Relokasi SDN 1 Bawen Segera Dilaksanakan, Pemkab Semarang Beli Lahan di Tegalrejo

Relokasi SDN 1 Bawen Segera Dilaksanakan, Pemkab Semarang Beli Lahan di Tegalrejo

Relokasi SDN 1 Bawen Segera Dilaksanakan, Pemkab Semarang Beli Lahan di Tegalrejo

Sejumlah siswa tengah beraktivitas di halaman SDN Bawen 01. Foto: dok. Rasika

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang segera merealisasikan relokasi SDN 1 Bawen yang terdampak pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 Ambarawa-Bawen. Lahan seluas 2.953 meter persegi di wilayah Tegalrejo, Kelurahan Bawen, telah dibeli untuk pembangunan gedung sekolah baru. Lokasi lahan tersebut hanya sekitar 100 meter dari lokasi sekolah sebelumnya.

“Letaknya cukup dekat, hanya sekitar seratus meter,” ungkap Camat Bawen, Dewanto Leksono Widagdo, usai menyaksikan proses penandatanganan pembelian lahan pengganti di ruang rapat Bupati Semarang, Ungaran, baru-baru ini.

Penandatanganan transaksi jual beli dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Djarot Supriyoto, dan pemilik lahan, Setyoko, disaksikan oleh notaris. Turut hadir dalam acara tersebut, PPK Pengadaan Tanah Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Moh Fajri Nukman, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Rudi Susanto, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Zaenal Arifin, perwakilan PT Jasa Marga Yogyakarta-Bawen, serta sejumlah pejabat lainnya.

Djarot Supriyoto menegaskan bahwa pembangunan fasilitas umum menjadi prioritas utama sesuai hasil koordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DIY.

“Hari ini, kita menyelesaikan pembayaran lahan pengganti SDN 1 Bawen. Lokasi lama tidak lagi layak untuk kegiatan belajar mengajar,” katanya.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Zaenal Arifin menambahkan, lokasi sekolah yang lama terdampak pembangunan jalan tol, dengan beberapa tiang pancang sudah terpasang di area tersebut. Total lahan terdampak mencapai 3.737 meter persegi. Sebagai pengganti, lahan baru seluas 3.830 meter persegi yang terdiri dari enam bidang telah disiapkan.

“Selain gedung SD, di lokasi pengganti juga akan digunakan untuk pembangunan TK dan jalan lingkungan,” terangnya.

Sementara PPK Pengadaan Tanah Moh Fajri Nukman menjelaskan bahwa setelah pembayaran selesai, proses sertifikasi lahan atas nama Pemkab Semarang akan dilakukan. Sementara itu, pembangunan gedung sekolah menunggu persetujuan desain oleh Pemkab Semarang.

“Beberapa desain sudah dibuat oleh PT Jasa Marga Yogyakarta-Bawen. Pembangunan gedung diperkirakan selesai dalam enam bulan setelah desain disetujui,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran