URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Petugas Damkar Kota Salatiga bersama BKSDA Jawa Tengah berhasil menangkap monyet liar yang meresahkan warga Gang Singomangkoro, Sinoman, Minggu (17/5/2026). Penangkapan dilakukan menggunakan jebakan setelah hewan tersebut beberapa hari berkeliaran di atap rumah warga dan dikhawatirkan mengganggu keselamatan lingkungan permukiman.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Resahkan Warga Salatiga, Damkar dan BKSDA Turun Tangan Atasi Monyet Liar

Resahkan Warga Salatiga, Damkar dan BKSDA Turun Tangan Atasi Monyet Liar

Resahkan Warga Salatiga, Damkar dan BKSDA Turun Tangan Atasi Monyet Liar

Ilustrasi (Foto:Dok./IST)
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Monyet liar yang beberapa hari terakhir meresahkan warga di kawasan Gang Singomangkoro, Sinoman, akhirnya berhasil ditangkap petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Salatiga bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jawa Tengah, Minggu pagi (17/5/2026).

Monyet tersebut sebelumnya sering berkeliaran di lingkungan permukiman warga dan naik ke atap rumah. Keberadaannya membuat warga khawatir karena hewan itu kerap meloncat dari satu bangunan ke bangunan lain.

Kabid Damkar Kota Salatiga Ponco Hasan Margono mengatakan, proses penangkapan dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan BKSDA Jawa Tengah. Petugas kemudian memasang jebakan di lokasi yang sering dilalui monyet liar tersebut.

“Sudah beberapa waktu terakhir meresahkan warga karena naik-naik ke atap rumah dan berkeliaran di lingkungan permukiman. Alhamdulillah hari ini berhasil tertangkap dengan aman,” ujar Ponco.

Ia menjelaskan, jebakan yang dipasang tim BKSDA akhirnya berhasil menangkap monyet tersebut pada Minggu pagi. Setelah diamankan, hewan itu langsung dibawa ke Markas Komando Damkar Salatiga.

Menurut Ponco, monyet liar itu hanya diamankan sementara di Mako Damkar. Rencananya, hewan tersebut akan diserahkan ke BKSDA Jawa Tengah pada Senin (18/5/2026) untuk penanganan lebih lanjut.

“Sekarang hewan sudah aman di Mako Damkar. Besok rencananya kami serahkan ke BKSDA Jateng,” tandasnya.

Selain di kawasan Sinoman, kemunculan monyet liar juga dilaporkan terjadi di wilayah Cabean, Kota Salatiga. Hewan tersebut beberapa kali terlihat di tepian sungai kawasan Cabean RT 05 RW 14, tepatnya di samping Perumahan Cluster Mangunsari Asri.

Hari, salah seorang warga setempat, menuturkan monyet itu sudah cukup lama berada di lokasi tersebut. Hewan tersebut bahkan kerap terlihat berada di pagar perumahan warga.

“Sudah beberapa waktu ada di sini. Sering terlihat di pagar perumahan,” ujarnya.

Warga menduga monyet liar tersebut merupakan hewan peliharaan milik seseorang yang terlepas. Kemunculannya di lingkungan permukiman pun sempat menjadi perhatian warga karena dikhawatirkan mengganggu keselamatan maupun kenyamanan masyarakat sekitar.

BACA JUGA :

Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
molinas
Menimbang Motor Listrik Nasional, Antara Transisi Energi, Risiko Kemacetan, dan Keselamatan Jalan