RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Ribuan Mahasiswa Pendemo Penolakan Kenaikan Harga BBM di Semarang Berusaha Trobos Gerbang Gedung Gubernur

Ribuan Mahasiswa Pendemo Penolakan Kenaikan Harga BBM di Semarang Berusaha Trobos Gerbang Gedung Gubernur

Ribuan Mahasiswa Pendemo Penolakan Kenaikan Harga BBM di Semarang Berusaha Trobos Gerbang Gedung Gubernur

SEMARANG – Ribuan mahasiswa di Semarang melakukan aksi Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) di depan gedung Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang Kamis (8/9/2022).

Para demonstran ini datang dengan maksud meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jateng untuk mendukung dalam hal membatalkan kebijakan Pemerintah Pusat terkait kebijakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Dalam pantauan, aksi penolakan kenaikan BBM ini berlangsung dengan situasi memanas. Dinilai aspirasinya dihiraukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng, ribuan mahasiswa ini nekat masuk ke dalam kantor dengan cara menerobos pagar yang digembok oleh petugas kepolisian.

Kepolisian yang bertugas menjaga situasi tetap kondisif ini belum berani mempersilahkan masuk para mahasiswa yang masih memanas. Petugas khawatir jika para mahasiswa masuk nantinya tidak bisa dikendalikan.

Dalam orasinya, mahasiswa mengatakan ingin masuk untuk membacakan tuntutannya dimana salah satunya penolakan harga BBM. “Persilahkan kami masuk, kami hanya ingin membacakan tuntutan atas keresahan masyarakat,” ujar mahasiswa di depan kepolisian.

Para mahasiswa yang berdiri di depan gerbang pun juga berusaha mendobrak pagar yang dijaga polisi karena merasa diacuhkan oleh Pemprov Jateng. “Kita ini bukan kriminal pak, kita tidak membawa senjata tajam,” paparnya.

Sedangkan di halaman Kantor Pemprov Jateng, polisi menyiagakan ratusan personil dan mobil cannon water untuk mengantisipasi massa yang berhasil menerobos gerbang. Dalam pantauan, pada pukil 17.30 WIB, massa masih berusaha untuk masuk ke dalam gedung.

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana