RASIKAFM.COM

📆 25 September 2022 🇮🇩 🕓 11:59 am

Ribuan Orang Padati Pawai Dalam Rangka Merti Dusun Sleker Getasan

Merti Dusun Sleker, Getasan, Kabupaten Semarang berjalan dengan meriah. Ribuan orang tumpah ruah di jalan raya arah tempat wisata Kopeng. Acara yang diperingati setiap bulan Safar itu anak-anak, pemuda, sampai orang tua turut serta. Memeriahkan acara kirab budaya yang digelar Minggu (18/9/2022) pagi.

Kepala Dusun Sleker Slamet Sulasdi mengatakan acara saparan dilakukan setiap tahun, di Dusunya jatuh pada hari Minggu Pahing. Acara setiap tahunnya berganti-ganti. Namun ada patokan yang harus ada setiap acara saparan di Dusun Sleker. Yaitu pementasan wayang kulit dan tari gambyong.

“Harus menampilkan pertunjukan wayang. Kami sebagai pemimpin kan sudah mendapatkan amanah dari pemimpin terdahulu. Jangan sampai Safaran tidak menampilkan wayang. Harus menampilkan wayang,” tegasnya kepada wartawan Minggu (18/9/2022).

Dikatakan Slamet kalau tidak menampilkan wayang ada sugesti akan ada bencana. Acara dimulai dengan kirab budaya menuju Umbul Songo. Sesampainya di Umbul Songo, Kepala Dusun melakukan ritual pengambilan air. Filosifinya adalah masyarakat dusun Sleker tergantung pada Umbul Songo. Selain itu air adalah sumber kehidupan. Tujuan acara Merti Dusun adalah sebagai bentuk rasa syukur masyarakat Dusun Sleker.

“Kita harus bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas limpahan air yang sangat melimpah. Karena kalau tidak bersyukur, akan tidak baik ke depannya,” jelasnya.

Acara yang digelar Minggu pagi itu diikuti oleh 10 Rukun Tetangga (RT) di Dusun Sleker. Diakui Slamet acara tersebut menggunakan dana swadaya masyarakat. Walaupun begitu, acara berjalan dengan meriah.

“Greget masyarakat sangat tinggi, tidak hanya masalah tenaga. Tapi materi juga siap. Alhamdulillah bisa berjalan,” bebernya.

Selain itu warga Dusun Sleker sangat memegang erat budaya dan kesenian lokal. Alhasil, setiap RT bisa menampilkan kesenian khas masing-masing. Sumber daya manusia dan alam sangat memungkinkan.

Sementara Kepala Seksi Kesenian dan Nilai-Nilai Budaya Disdikbudpora Kabupaten Semarang, Slamet Widodo, mengatakan acara Merti Dusun Sleker sudah berjalan 15 tahun. Namun tiga tahun lalu tidak dilaksanakan karena covid-19.

Acara merti desa itu diharapkan bisa mendukung destinasi wisata di Desa Kopeng. Selain itu juga menjadi jati diri masyarakat. Menjunjung tinggi adat istiadat dan budaya. Utamanya terkait silaturahim.
“Harapannya acara ini bisa tetap dipertahankan,”jelasnya.

Tags🏷️

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Bagikan

📌 Baca Juga:

📌 Baca Juga:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

📌KABAR TERBARU

📌KABAR TERBARU

Laka Maut Tol Bawen, Elf Hantam Truk Fuso 5 Orang Tewas

Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas tol. Kali ini melibatkan dua unit kendaraan yakni Isuzu Elf berpelat N 7023 YJ dan truk fuso BK 8407 SE di ruas tol Bawen arah ke Semarang, tepatnya di KM 438.500 pada Sabtu (24/9/2022)

Selamat, UKSW jadi PTS Terbaik versi AMSI

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) akhirnya berhasil menjadi pemenang untuk kategori Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dalam ajang Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jateng Digital Awards 2022.

Sekjen Hasto Konfirmasi Nama Hendi Masuk Usulan PDIP Untuk Pilgub DKI

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengonfirmasi perihal Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi masuk sebagai nama yang akan diusulkan partainya untuk Pilgub DKI 2024. Hal itu disampaikan oleh Hasto di sesi pemberian keterangan pers dalam kegiatan pertemuan kepala daerah PDI Perjuangan, Kamis (22/9).

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 INFOGRAFIS 📸

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌RASIKA FEATURE

📌RASIKA FEATURE

kabar-pln.jpg