KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Rumah Duka RST dr Asmir Salatiga, Siap Layani Semua Lapisan Masyarakat

Rumah Duka RST dr Asmir Salatiga, Siap Layani Semua Lapisan Masyarakat

Rumah Duka RST dr Asmir Salatiga, Siap Layani Semua Lapisan Masyarakat

Pimpinan YPK Mitra Sedjati Salatiga Handy Dwi Putra bersama Kepala Rumah Sakit Tentara dr Asmir Mayor Ckm dr Ibrahim Nasrul

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Rumah duka RST. dr. Asmir Salatiga yang bekerjasama denganYayasan Pelayanan Kematian (YPK) Mitra Sedjati menggelar re-launching. Kegiatan ini sekaligus menandai jika YPK Mitra Sedjati sudah enam tahun melayani di kota Salatiga, tepatnya tahun 2019.

Rumah duka di RST. dr. Asmir tepat berada di seberang Taman Makam Pahlawan Salatiga. Sangat representatif dan juga strategis letaknya karena berada di pusat kota Salatiga di jalan Taman Pahlawan Salatiga. Rumah duka akan beroperasional 24 jam.

Pimpinan YPK Mitra Sedjati Salatiga Handy Dwi Putra menuturkan, pihaknya melakukan penataan ulang desain dan kini siap melayani masyarakat dengan lebih maksimal.

“Pelayanan ini untuk semua masyarakat yang membutuhkan. Semua agama akan dilayani,” jelas Handy saat ditemui kemarin. Rumah duka memiliki tiga ruang yang kapasitas tamu masing masing bisa mencapai 100 orang. Pihaknya juga memiliki ruangan VIP jika ada yang memerlukan.

Aneka layanan yang disediakan antara lain penyediaan peti jenazah hingga perlengkapan, bunga dan dekorasi, pemulasaraan, Memandikan dan Merias jenazah, hingga pengiriman jenazah cargo via udara.

Kepala Rumah Sakit Tentara dr Asmir Mayor Ckm dr Ibrahim Nasrul Sp.KJ., M. Biomed menegaskan jika rumah duka ini dibuka untuk semua lapisan masyarakat, semua masyarakat, dan semua agama tanpa ada batasan.

“Re- Launching ini sekaligus menginformasikan kemasyarakat bahwa rumah duka RST. dr. Asmir hadir murni untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Salatiga dan sekitarnya,” jelas Ibrahim.

Banyaknya masyarakat dari luar kota bahkan luar pulau, jika memerlukan pemulasaraan atau persemayaman, bisa menggunakan rumah duka tersebut. Terlebih letaknya memang sangat strategis, berada di pusat kota dan semua kendaraan bisa mengaksesnya.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]