URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Rumah duka RST. dr. Asmir Salatiga bersama Yayasan Pelayanan Kematian (YPK) Mitra Sedjati menggelar re-launching pada tahun 2025 di Salatiga sebagai tanda peringatan enam tahun pelayanan YPK sejak 2019. Kegiatan ini bertempat di rumah duka yang terletak strategis di Jalan Taman Pahlawan, tepat di seberang Taman Makam Pahlawan Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Rumah Duka RST dr Asmir Salatiga, Siap Layani Semua Lapisan Masyarakat

Rumah Duka RST dr Asmir Salatiga, Siap Layani Semua Lapisan Masyarakat

Rumah Duka RST dr Asmir Salatiga, Siap Layani Semua Lapisan Masyarakat

Pimpinan YPK Mitra Sedjati Salatiga Handy Dwi Putra bersama Kepala Rumah Sakit Tentara dr Asmir Mayor Ckm dr Ibrahim Nasrul
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Rumah duka RST. dr. Asmir Salatiga yang bekerjasama denganYayasan Pelayanan Kematian (YPK) Mitra Sedjati menggelar re-launching. Kegiatan ini sekaligus menandai jika YPK Mitra Sedjati sudah enam tahun melayani di kota Salatiga, tepatnya tahun 2019.

Rumah duka di RST. dr. Asmir tepat berada di seberang Taman Makam Pahlawan Salatiga. Sangat representatif dan juga strategis letaknya karena berada di pusat kota Salatiga di jalan Taman Pahlawan Salatiga. Rumah duka akan beroperasional 24 jam.

Pimpinan YPK Mitra Sedjati Salatiga Handy Dwi Putra menuturkan, pihaknya melakukan penataan ulang desain dan kini siap melayani masyarakat dengan lebih maksimal.

“Pelayanan ini untuk semua masyarakat yang membutuhkan. Semua agama akan dilayani,” jelas Handy saat ditemui kemarin. Rumah duka memiliki tiga ruang yang kapasitas tamu masing masing bisa mencapai 100 orang. Pihaknya juga memiliki ruangan VIP jika ada yang memerlukan.

Aneka layanan yang disediakan antara lain penyediaan peti jenazah hingga perlengkapan, bunga dan dekorasi, pemulasaraan, Memandikan dan Merias jenazah, hingga pengiriman jenazah cargo via udara.

Kepala Rumah Sakit Tentara dr Asmir Mayor Ckm dr Ibrahim Nasrul Sp.KJ., M. Biomed menegaskan jika rumah duka ini dibuka untuk semua lapisan masyarakat, semua masyarakat, dan semua agama tanpa ada batasan.

“Re- Launching ini sekaligus menginformasikan kemasyarakat bahwa rumah duka RST. dr. Asmir hadir murni untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Salatiga dan sekitarnya,” jelas Ibrahim.

Banyaknya masyarakat dari luar kota bahkan luar pulau, jika memerlukan pemulasaraan atau persemayaman, bisa menggunakan rumah duka tersebut. Terlebih letaknya memang sangat strategis, berada di pusat kota dan semua kendaraan bisa mengaksesnya.

BACA JUGA :

Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved