URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ketua LPAI Jateng, Samsul Ridwan yang merupakan alumni MTsN Salatiga lulus tahun 1987, mengajak siswa untuk bersyukur dan berbagi cerita agar memahami diri mereka sebagai anak-anak. Tujuannya adalah untuk menjadikan MTsN sebagai Madrasah Ramah Anak sebagaimana program pemerintah di tingkat nasional, yang telah ditandatangani kerja sama dengan Kemenag dan Mabes Polri.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Samsul Ridwan Ketua LPAI Jateng, Berikan Motivasi Anti Bullying Saat Harlah Ke-45 dan Reuni Akbar MTsN Salatiga

Samsul Ridwan Ketua LPAI Jateng, Berikan Motivasi Anti Bullying Saat Harlah Ke-45 dan Reuni Akbar MTsN Salatiga

Samsul Ridwan Ketua LPAI Jateng, Berikan Motivasi Anti Bullying Saat Harlah Ke-45 dan Reuni Akbar MTsN Salatiga

Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng Rachmadi berdialog dengan siswa tentang Anti Bullying saat Harlah Ke-45 dan Reuni Akbar MTsN Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Ketua LPAI Jateng, Samsul Ridwan yang merupakan alumni MTsN Salatiga lulus tahun 1987, mengajak siswa bersyukur dan berbagi cerita kepada siswa agar memahami tentang dirinya sebagai anak-anak. Dia berharap agar MTsN menjadi Madrasah Ramah Anak, sebagaimana program pemerintah di tingkat nasional. LPAI sudah menandatangani kerja sama dengan Kemenag dan Mabes Polri mewujudkan Madrasah Ramah Anak.

“Saya bersyukur karena pihak sekolah memberikan kesempatan kepada saya untuk menyampaikan materi terhadap adik adik agar mereka tahu bahwa sekolah ini mewujudkan sekolah ramah anak” Ujar Samsul.

Menurut Samsul, bullying itu sering terjadi karena tidak disadari. Bullying di lembaga pendidikan muncul karena ada relasi yang tidak seimbang. Bisa saja karena perbedaan fisik, perbedaan status, perbedaan kepintaran, dan ketidakseimbangan lainnya. Adanya perbedaan itu maka anak-anak harus memahami bahwa setiap orang ada kelebihan dan keunikan masing-masing. Dengan pemahaman itu maka mereka tidak boleh saling menghina, saling mengejek, dan saling memaki.

“saat ini kasus bulyying terjadi tidak hanya dilingkungan sekolahan saja, diluar sekolah kadang terjadi karena tidak terpantau, setiap anak lahir punya kelemahan dan kelebihan masing masing” ujarnya.

Sementara itu Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng Rachmadi menyatakan Belajar itu tidak sekadar memperdalam pengetahuan untuk meraih nilai terbaik, Tetapi juga belajar adab dan sopan santun.Adab dan sopan santun itu dengan menghargai sesama teman, orang lain, dan menghormati orang yang lebih tua, termasuk guru/bapak/ibu.

”Wahai anak muda, nilaimu cumlaude bahkan kamu nomor satu, ranking satu, tidak ada gunanya,Kalau kamu tidak menghormati orang lain dan orang yang lebih tua, apalagi tidak sopan terhadap perempuan,” kata Pj Wali Kota Salatiga Drs Sinoeng N Rachmadi MM.

Dalam Kegiatan itu dimeriahkan juga dengan pentas seni dan tari yang disuguhkan siswa MTsN Salatiga, jalan sehat, dan aneka bazar.

Sementara itu pada Minggu (7/5/2023) dilanjutkan dengan launching Ikamatansa dimeriahkan pengajian yang disampaikan KH Fauzi Arkan SAg MAg.

Menghadirkan Direktur Indonesia Power Dr Ir H Ahsin Sidqi MM dan Dr Hanif Dhakiri SAg MSi, ketiganya juga merupakan alumni MTsN Salatiga.

Samsul Ridwan Ketua LPAI Jateng saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tersebut mengumpulkan sedikitnya 10 kantong sampah dan dilanjutkan pembagian nasi box kepada masyarakat serta dukungan bagi UMKM sekitar.
Gerakan Langit Biru Indonesia, Ratusan Kader Demokrat Salatiga Bersihkan Taman Tingkir
Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan asap yang dimarinasi sebelum diasap menggunakan panas dan asap tidak langsung. Menu bebeknya kini diminati hingga 50 ekor per hari.
Pertama di Salatiga, Smokyara Hadir dengan Menu Bebek Asap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved