URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Desa Rembes, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang menjadi salah satu wilayah langganan yang terdampak kekeringan. Pada musim kemarau seperti saat ini, biasanya ditandai dengan menurunnya debit air di sumur milik warga maupun sumur di beberapa fasilitas umum lainnya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

SD di Kabupaten Semarang Ini Minta Murid Membawa 1 Botol Air Tiap Hari

SD di Kabupaten Semarang Ini Minta Murid Membawa 1 Botol Air Tiap Hari

SD di Kabupaten Semarang Ini Minta Murid Membawa 1 Botol Air Tiap Hari

featured-img

UNGARAN – Desa Rembes, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang menjadi salah satu wilayah langganan yang terdampak kekeringan. Pada musim kemarau seperti saat ini, biasanya ditandai dengan menurunnya debit air di sumur milik warga maupun sumur di beberapa fasilitas umum lainnya.

Di SD Negeri 1 Rembes, para peserta didik bahkan diminta membawa 1 liter setiap hari ke sekolah untuk keperluan mereka. Hal itu dilakukan karena fasilitas pendidikan itu juga terkena dampak musim kemarau.

“Itu yang membuat kami miris. Tiap hari setiap murid diminta membawa air dalam botol,” ungkap Plt Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Semarang, Mohamad Maskuri di Ungaran, Selasa (9/8/2022).

Dikatakan Maskuri, mereka sudah tidak memiliki akses air bersih di sekolah akibat menurunnya debit air sumur yang ada di lingkungan sekolah. Sehingga para murid diminta untuk membawa air bersih dari rumah.

“Untuk itu kami telah menempatkan sebuah tandon air berkapasitas 5.000 liter di SDN 1 Rembes sekaligus juga melakukan droping air bersih di sekolah ini,” jelasnya.

Lebih lanjut Maskuri juga menyampaikan, sejauh ini belum ada desa di bebagai kecamatan yang mengajukan permohonan bantuan droping air bersih akibat dampak musim kemarin di wilayah Kabupten Semarang. Meski demikian, pihaknya telah menyiapkan bantuan air bersih guna mengatasi bencana kekeringan untuk tahun 2022 ini.

“Desa yang wilayahnya mengalami kekeringan dan kesulitan mengakses air bersih untuk kebutuhan sehari- hari bisa mengajukan permohonan bantuan droping air bersih kepada kami,” imbuhnya. (win)

BACA JUGA :

Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga