URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

SD Negeri Gedanganak 03 Ungaran Jalani Akreditasi Sekolah

SD Negeri Gedanganak 03 Ungaran Jalani Akreditasi Sekolah

SD Negeri Gedanganak 03 Ungaran Jalani Akreditasi Sekolah

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Tim asesor Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-SM) Provinsi Jawa Tengah melaksanankan Visitasi Akreditasi di SD Negeri Gedanganak 03 Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Kegiatan penilaian berlangsung selama 2 hari pada Selasa dan Rabu (1-2 Agustus 2023). Sebagai asesornya Sri Lestari S.Pd.M.Pd dan Nurul Khotimah, M.Si.

Adapun tujuan visit akreditasi ini untuk memastikan bahwa SD Negeri Gedanganak 03 memenuhi standar kualitas pendidikan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Dengan demikian, kualitas pendidikan dapat terjaga dan ditingkatkan.

Tim Asessor berkunjung guna mengkroscek, mencocokkan dan memverifikasi data data Sekolah yang telah di input melalui Sispena aplikasi penilaian akreditasi yang berbasis web. Sumber data juga didapatkan melalui wawancara kepala sekolah, guru, pegawai, Komite, orang tua murid, siswa, serta perwakilan tokoh masyarakat. Untuk penggalian data Tim Asessor juga melakukan observasi kelas, sarana dan prasarana sekolah, perputakaan, UKS, sanitasi, laboratorium sekolah, dan lainnya. Selain itu, juga memantau kegiatan KBM yang dilaksanankan oleh guru dikelas.

Kepala SDN Gedanganak 03, Siti Khikmah S.Pd.SD menjelaskan, terdapat empat komponen yang menjadi penilaian, yakni mutu lulusan, proses pembelajaran, mutu guru, dan manajemen sekolah. Akreditasi dilakukan setiap lima tahun sekali sehingga pihak sekolah sudah mempersiapkan dengan maksimal agar bisa memenuhi standar nasional pendidikan termasuk melengkapi administrasi.

“Sekolah telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal untuk akreditasi ini, saya berharap perjuangan ini menghasilkan predikat nilai akreditasi yang unggul. Dan semoga menjadi perbaikan untuk kita semua kedepannya,”ujarnya.

Diakui Khikmah, dengan adanya visitasi akreditasi ini sangat disyukurinya karena pihaknya menerima banyak masukan agar ke depannya lebih baik dalam menjalankan tugas pendidikan. Sebelumnya, SD Negeri Gedanganak 03 telah mendapatkan akreditasi “A”. Dan kini sedang menunggu hasil yang diharapkan lebih baik dari sebelumnya. (ben/AIS)

BACA JUGA :

Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan dan kerja ke Jepang yang menargetkan 45.000 peserta hingga 2030, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga caregiver.
Gelar Wisuda ke 14, Serbaindo Group Gandeng Kemendes PDT Buka Program 45.000 Beasiswa ke Jepang
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan