KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

SDN Pringapus 04 Masifkan Diseminasi Kurikulum Merdeka Lewat Studi Tiru

SDN Pringapus 04 Masifkan Diseminasi Kurikulum Merdeka Lewat Studi Tiru

SDN Pringapus 04 Masifkan Diseminasi Kurikulum Merdeka Lewat Studi Tiru

SDN Pringapus 04 menjadi salah satu sekolah pelaksana Program Sekolah Penggerak (PSP) di Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, yang berhasil menerapkan kurikulum merdeka. Dalam kegiatan gelar karya P5, sekolah ini menggali potensi dan keunggulan melalui berbagai pertunjukan seni, hasil kriya, dan produk makanan ekonomis. Selain itu, SDN Pringapus 04 juga berperan sebagai sarana diseminasi kurikulum merdeka bagi sekolah lain di sekitarnya.
(Foto/win)
Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo sedang melihat salah satu produk kuliner dalam giat Gelar Karya P5 di SDN Pringapus 04, Kecamatan Pringapus, Sabtu (24/6/2023).

[@]Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pringapus 04 menjadi salah satu pelaksana Program Sekolah Penggerak (PSP) tingkat SD di Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang yang berhasil menerapkan kurikulum merdeka.

Berbagai potensi dan keunggulan yang dieksplorasi di satuan pendidikan ini dihadirkan dalam kegiatan gelar karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Di antaranya beragam pertunjukan seni, hasil kriya serta produk makanan yang memiliki nilai ekonomi.

Disampaikan oleh Ketua Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Pringapus Agus Gunawan, dari 25 SD di Kecamatan Pringapus baru terdapat tiga SD yang telah melaksanakan PSP dan mengimplementasikan kurikulum merdeka. Yakni SDN Pringapus 04, SDN Derekan, dan SDN Klepu 03.

“Kegiatan kali ini dimaksudkan untuk menggali potensi unggul. Khusus di sini (SDN Pringapus 04) memiliki perangkat pembelajaran lebih baik, sehingga sekaligus sebagai sarana diseminasi kurikulum merdeka melalui studi tiru bagi sekolah lain,” ujarnya di sela kegiatan Gelar Karya P5 di SDN Pringapus 04, Sabtu (24/6/2023).

Agus menerangkan, setiap satuan pendidikan yang menjadi pelaksana PSP memiliki kewajiban menyebarluaskan pengalaman implementasi kurikulum merdeka (IKM) bagi sekolah di sekitarnya. Terlebih pada tahun ajaran kali ini di SDN Pringapus 04 merupakan tahun kedua IKM.

“Targetnya tentu berbagi praktik dan pengalaman. Minimal perangkat pembelajaran guru kelas 2 dan 5 sudah siap pada hari pertama tahun ajaran yang baru. Ibarat menu makanan sudah siap disantap,” terangnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo menuturkan secara umum terdapat 12 SD dan 5 SMP yang telah melaksanakan kurikulum merdeka di Kabupaten Semarang.

“Khusus di Kecamatan Pringapus memang baru 3 SD yang menerapkan. Akan tetapi sejak tahun 2022 kemarin sudah kami canangkan seluruhnya walaupun pembiayaan secara mandiri dari sekolah masing-masing,” urainya.

Terkait program diseminasi IKM ini, Katon (sapaan akrabnya) mengungkapkan secara prinsip misinya adalah untuk ‘menularkan’ kepada sekolah yang lain, perbedaan hanya ada pada karya atau potensi yang ditampilkan.

“Golnya adalah bagaimana pelaksanaan kurikulum merdeka ini bisa masif. Bapak ibu guru hanya fasilitator, sementara yang melakukan aksi adalah peserta didik,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kegiatan diseminasi IKM melalui studi tiru juga dilaksanakan di SDN Klepu 03 yang memiliki keunggulan dalam peran serta masyarakat, serta di SDN Derekan yang memiliki dominasi pada P5.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan deklarasi dan penandatanganan komitmen bersama meningkatkan mutu pendidikan melalui IKM di tingkat Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Pringapus. (win)

 

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
[pekok2]