URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tiga pemuda, M. Ghofron (15), Imanuel Yohan (18), dan Gove Aditya (25), yang sedang memancing di Sungai Tuntang, dikejutkan dengan penemuan jenazah bayi yang terbungkus plastik putih pada Rabu (20/3/2024) sore di wilayah Dusun Mengkelang, Desa Asinan, Bawen.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sedang Asyik Memancing, Tiga Pemuda Temukan Jenazah Bayi Terbungkus Plastik di Pintu Air Sungai Tuntang

Sedang Asyik Memancing, Tiga Pemuda Temukan Jenazah Bayi Terbungkus Plastik di Pintu Air Sungai Tuntang

Sedang Asyik Memancing, Tiga Pemuda Temukan Jenazah Bayi Terbungkus Plastik di Pintu Air Sungai Tuntang

Tiga pemuda, M. Ghofron (15), Imanuel Yohan (18), dan Gove Aditya (25), yang sedang memancing di Sungai Tuntang, dikejutkan dengan penemuan jenazah bayi yang terbungkus plastik putih pada Rabu (20/3/2024) sore di wilayah Dusun Mengkelang, Desa Asinan, Bawen.
Foto: Humas Polres Semarang
Sesosok jenazah bayi laki-laki terbungkus plastik ditemukan mengambang di dekat pintu air Sungai Tuntang, Desa Asinan, Bawen, Rabu (20/3/2024) sore.

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Tiga pemuda yang sedang asyik memancing di Sungai Tuntang, dikejutkan dengan penemuan jenazah bayi yang terbungkus plastik berwarna putih, Rabu (20/3/2024) sore.

Mereka adalah M. Ghofron (15) warga Bawen, serta Imanuel Yohan (18) dan Gove Aditya (25) keduanya warga Tuntang. Sekitar pukul 12.00 WIB ketiganya memancing di wilayah Dusun Mengkelang, Desa Asinan, Bawen tepatnya di sekitar pintu air Sungai Tuntang.

“Saat pertama memancing, ketiganya sudah mencium bau menyengat namun tidak dihiraukan dan lanjut memancing,” ungkap Kapolsek Bawen AKP Solekhan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/3/2024).

Dikatakan Solekhan, pada pukul 14.15 WIB turun hujan dengan intensitas tinggi, sehingga mereka memutuskan untuk berteduh di warung sekitar lokasi memancing. Saat hujan reda sekira pukul 15.30 WIB mereka melanjutkan lagi memancingnya namun bau tak sedap masih tercium.

“Karena penasaran, ketiganya mengecek sekitar lokasi memancing dan melihat plastik besar warna putih yang ternyata berisi jenazah bayi,” jelasnya.

Kejadian itu segera dilaporkan kepada petugas pintu air dan diteruskan ke Polsek Bawen. Personel Polsek Bawen dibantu warga sekitar dan didampingi tim Inafis Polres Semarang beserta petugas Puskesmas Bawen langsung mengevakuasi jenazah dari sungai Tuntang dan dibawa ke RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa.

“Hasil visum luar, diketahui bayi berjenis kelamin laki-laki dengan umur kurang dari empat hari. Diduga dibuang setelah dilahirkan karena tali pusar terlihat utuh menempel di tubuh jenazah,” terangnya.

Saat ini pihak petugas telah meminta keterangan sejumlah saksi guna pemeriksaan lebih lanjut. Sementara untuk jenazah sudah dimakamkan oleh pihak Polsek Bawen. (win)

BACA JUGA :

Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan