KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sejumlah Daerah Dilanda Bencana, Ganjar Siapkan Anggaran Darurat Rp15Miliar

Sejumlah Daerah Dilanda Bencana, Ganjar Siapkan Anggaran Darurat Rp15Miliar

Sejumlah Daerah Dilanda Bencana, Ganjar Siapkan Anggaran Darurat Rp15Miliar

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Banjir, rob dan tanah longsor menerjang sejumlah daerah di Jawa Tengah. Gubernur Ganjar Pranowo menyiapkan sedikitnya Rp15 Miliar anggaran yang dicadangkan untuk penanganan bencana darurat.

Ditemui di rumah dinasnya, Jumat (2/12), Ganjar telah menerima informasi dan laporan terkini soal bencana di Jawa Tengah. Salah satunya pagi tadi Ganjar menerima laporan rob yang meninggi di sekitar Sayung, Demak.

“Kemarin ada banjir di Blora sudah surut, Pati di beberapa tempat dan ini mesti segera kita bereskan. Manusianya ditolong persoalannya kita selesaikan,” katanya.

Ganjar mengatakan, penanganan bencana khususnya banjir dan rob perlu penyelesaian jangka panjang. Khususnya terkait pekerjaan sipil yang masih berjalan.

“Maka kenapa kami sering komunikasi dengan Pak Basuki Menteri PUPR, dengan BBWS, dan balai besar jalan untuk kita bisa berkoordinasi termasuk dengan kawan-kawan bupati wali kota,” ujarnya.

Secara khusus Ganjar juga menyoroti keberadaan Galian C ilegal yang jadi sebab bencana banjir di beberapa daerah. Perihal ini Ganjar meminta agar segera ditertibkan.

“Kita tidak anti lho, tapi kita atur tata ruang yang benar, tata cara penambangan yang benar dan legal,” tegasnya.

Ganjar tak memungkiri kebutuhan Galian C untuk proyek infrastruktur di Jawa Tengah tinggi. Hanya pelaksanaannya harus sesuai aturan agar tata ruang terjaga dan tidak mengakibatkan bencana.

“Allah kasih jalan sebenarnya setiap ada erupsi-erupsi dari Merapi itu bisa diambil dan itu sebenarnya rejeki yang kita dapatkan, tapi tinggal tata caranya saja agar tidak ilegal kemudian merusak lingkungan,” ujarnya.

Terlepas dari itu, Ganjar memastikan seluruh bantuan baik sumberdaya manusia mau pun logistik dalam posisi siaga. Termasuk anggaran yang dicadangkan untuk situasi seperti ini.

“BTT kita kemarin itu Rp 15Miliar. Ada penambahan kalau nggak salah, saya lupa persisnya, kemarin kita minta untuk ada penambahan karena posisi bencananya kan bertambah. Kalau nggak salah sudah sampai Rp 20M atau Rp 30M,“ tandasnya.

Seperti diketahui, sejumlah wilayah di Jawa Tengah terkena bencana. Beberapa waktu lalu, di Pati mengalami banjir pada Rabu petang (30/11). Sejumlah permukiman terendam banjir hingga ketinggian 2 meter.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]