URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam rangka perayaan HUT Bhayangkara ke-77 tahun 2023, Polres Semarang akan mengadakan lomba gerak jalan dan Peraturan Baris Berbaris (PBB) tingkat pelajar SMA/SMK dan SMP/MTs se-Kabupaten Semarang. Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Dwi Himawan Chandra, menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas di beberapa titik yang akan menjadi rute lomba.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sejumlah Ruas Jalan di Kabupaten Semarang Jadi Rute Lomba Gerak Jalan, Perhatikan Rekayasa Lalu Lintasnya

Sejumlah Ruas Jalan di Kabupaten Semarang Jadi Rute Lomba Gerak Jalan, Perhatikan Rekayasa Lalu Lintasnya

Sejumlah Ruas Jalan di Kabupaten Semarang Jadi Rute Lomba Gerak Jalan, Perhatikan Rekayasa Lalu Lintasnya

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Dwi Himawan Chandra.
Kasat Lantas Polres Semarang AKP Dwi Himawan Chandra.
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Dalam rangkaian HUT ke-77 Bhayangkara tahun 2023, Polres Semarang bakal menggelar lomba gerak jalan dan Peraturan Baris Berbaris (PBB) tingkat pelajar SMA/SMK dan SMP/MTs se-Kabupaten Semarang. Rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan pada Selasa (20/6/2023).

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Dwi Himawan Chandra menjelaskan pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik yang akan menjadi lintasan rombongan lomba.

“Rekayasa lalu lintas ini untuk mendukung kelancaran lomba, sehingga untuk sementara arus para pengendara akan dialihkan,” ujarnya di Ungaran, Senin (19/6/2023).

Rekayasa lalu lintas yang dimaksud, kata Himawan, yaitu menutup ruas Jalan Ahmad Yani, Letjend Suprapto dan MT Haryono selama kegiatan berlangsung. Titik start akan dimulai dari depan kompleks makam Jenderal Gatot Subroto dan akan finish di depan rumah dinas Bupati Semarang.

“Adapun jalan yang mengalami penutupan yaitu Jalan Ahmad Yani mulai dari simpang traffic light (tl) Sidomulyo hingga simpang tl KPU. Kemudian Jalan Letjend Suprapto mulai simpang tiga 4U hingga makam Jenderal Gatot Subroto. Yang terakhir Jalan MT Haryono dari simpang tiga makam Jenderal Gatot Subroto hingga simpang tl KPU,” paparnya.

Pihaknya menyampaikan kembali dalam pengamanan kegiatan, selain personel dari Sat Lantas juga akan dibantu oleh personel Samapta, Dishub dan Satpol PP Damkar Kabupaten Semarang.

“Kami mengimbau, demi kelancaran dan keamanan kegiatan agar warga Ungaran dan sekitarnya dapat mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan,” tandasnya.

Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut akan diisi dengan hiburan akustik personel Sat Lantas Polres Semarang, safety riding dan penampilan atraksi dari team Freestyle Loenpia Extreme. (win)

 

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Semarang telah menjangkau 697.318 warga atau sekitar 63 persen dari total sasaran hingga 13 Agustus 2026. Pemeriksaan yang berlangsung di 26 Puskesmas tersebut setara 116,6 persen dari target tahunan dan mencakup bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Lampaui Target, Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Semarang Jangkau 697 Ribu Warga
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara