URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Truk kontainer bermuatan 17 ton tepung terguling di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) Argomulyo, tepatnya di depan Gudang Rokok Jarum, pada Kamis (20/2/2025) pagi. Insiden ini melibatkan truk bernopol H8683QA yang dikemudikan Warno, warga Kaliwungu Kendal, saat melaju dari Solo menuju Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Selang Angin Patah, Kontainer Alami Laka Tunggal di JLS Salatiga

Selang Angin Patah, Kontainer Alami Laka Tunggal di JLS Salatiga

Selang Angin Patah, Kontainer Alami Laka Tunggal di JLS Salatiga

Truk kontainer bermuatan 17 ton tepung terguling di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) Argomulyo, tepatnya di depan Gudang Rokok Jarum, pada Kamis (20/2/2025) pagi. Insiden ini melibatkan truk bernopol H8683QA yang dikemudikan Warno, warga Kaliwungu Kendal, saat melaju dari Solo menuju Semarang.
foto Arief Rasika
Kasat lantas Polres Salatiga AKP Darmin saat menunjukkan selang rem yang putus penyebab kecelakaan di JLS
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA -Truk kontainer bermuatan tepung tepung seberat 17 ton terguling di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) Argomulyo tepatnya di depan Gudang Rokok Jarum pada Kamis (20/2/2025) pagi.

Kejadian berawal saat truk kontainer dengan nopol H8683QA melaju dari arah Solo menuju Semarang. Saat sampai di tanjakan di depan Gudang Jarum, truk kontainer yang dikemudikan Warno, warga Kaliwungu Kendal tersebut gagal menanjak. Meskipun kernet truk sudah beruapaya menggajal ban, namun karena beratnya muatan truk tiba-tiba berjalan mundur hingga akhirnya terguling.

“Kronologinya, truk melaju dari arah Cebongan menuju ke arah Semarang, saat di tanjakan depan gudang Jarum, truk melaju mundur hingga akhirnya terguling hingga menutup arus jalan arah Semarang ke Solo,” jelas Kasat Lantas Salatiga AKP Darmin kepada rasikafm.com

Darmin menambahkan, akibat kejadian ini, sopir truk kontainer mengalami luka di kepala dan saat ini sudah dibawa ke RSUD Salatiga untuk mendapatkan perawatan.

“Sopir luka di kepala, saat ini dalam perawatan di RSUD Salatiga,” ungkapnya.

Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi, evakuasi truk kontainer membuat Arus lalu lintas dari arah Semarang menuju Solo di sekitar lokasi kejadian di arahkan melalui jalur alternatif. sedangkan dari Semarang menuju Solo diberlakukan kontra flow.

Darmin saat diwawancarai rasika

BACA JUGA :

Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"
Rumpun bambu di belakang rumah warga di RT 03 RW 06, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran ban sepeda motor bekas di dekat lokasi, lalu berhasil dipadamkan oleh Damkar Kota Salatiga bersama aparat dan warga tanpa menimbulkan korban jiwa.
Aparat Bersatu Padu Padamkan Api yang Menghanguskan Pohon Bambu
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran
PDAM Kota Salatiga mengimbau pelanggan meningkatkan pengamanan meteran air menyusul maraknya kasus pencurian di sejumlah wilayah. Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi, meminta masyarakat melindungi meteran di rumah, memasang pengaman tambahan pada lokasi rentan, serta segera melapor kepada PDAM atau aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan untuk mencegah gangguan distribusi air bersih dan biaya penggantian meter.
Kasus Pencurian Meteran Marak, PDAM Salatiga Minta Konsumen Waspada
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut