KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Semarang Hadapi Kendala Capai Target Vaksinasi Karena Dropping Tersendat

Semarang Hadapi Kendala Capai Target Vaksinasi Karena Dropping Tersendat

Semarang Hadapi Kendala Capai Target Vaksinasi Karena Dropping Tersendat

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat meninjau sentra vaksinasi di Universitas Dian Nuswantoro. (Foto: Dok. Pemkot Semarang)

RASIKAFM – Pemerintah Kota Semarang melakukan berbagai cara untuk mempercepat vaksinasi guna mengejar tercapainya herd immunity di wilayah ibu kota Jawa Tengah. Segala metode pun dilakukan, mulai dari memaksimalkan layanan di puskesmas, membuka belasan sentra vaksinasi, hingga jemput bola dengan melakukan vaksinasi keliling kelurahan.

Namun di tengah kerasnya upaya menggenjot vaksinasi, Pemerintah Kota Semarang kini justru menghadapi kendala menipisnya ketersediaan vaksin yang dimiliki.

Kondisi itu pun memaksa Pemerintah Kota Semarang harus menutup pelayanan vaksinasi yang ada di 3 sentra vaksinasi dan 7 puskesmas. Tak hanya itu, 16 puskesmas juga saat ini hanya mampu membukan layanan untuk vaksinasi kedua.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr. Mochamad Abdul Hakam mengungkapkan kondisi tersebut terjadi karena terhambatnya distribusi vaksin dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Saat ini ketersediaan vaksin Kota Semarang tinggal 38.050 dosis, yang perkiraannya hanya cukup untuk 2 hari ke depan. Kita masih menunggu distribusi vaksin dari provinsi yang berasal dari pusat, dimana di pusat juga belum 100% ready sesuai sasaran,” terang Hakam.

Meskipun begitu, Hakam pun meyakinkan bahwa Pemerintah Kota Semarang tetap membuka pendaftaran vaksinasi secara online, untuk kemudian nantinya dijadwalkan sesuai ketersedian stok.

“Akhirnya kami siasati dengan menyiapkan mekanisme pendaftaran secara online, untuk dapat kami jadwalkan sesuai dengan ketersedian vaksin yang ada,” tekannya.

Di sisi lain, Hakam sendiri menuturkan masih berharap bisa mendapatkan buffer stok dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Kami bersurat untuk meminta buffer stok dari Provinsi. Kami juga bersurat ke Kemenkes melalui Dirjen P2P, agar jumlah stok yang dikirim ke Semarang bisa ditambah, atau mendapatkan vaksin mandatory atau alokasi khusus,” pungkas Hakam.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dr. Yulianto Prabowo tak menampik kesulitan untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi di Kota Semarang. “ya kalau ada kita bagi, sekarang nggak ada, sudah kita bagi semua,” akunya.

Yulianto pun menuturkan saat ini hanya mendapatkan alokasi dropping vaksin dari pusat sekitar 500.000 dosis seminggu, itu pun disebutkannya 60% hingga 65% di antaranya merupakan milik TNI POLRI.

“Vaksinnya saja 500.00 seminggu kok, ya menyesuaikan vaksinnya. Kalau vaksinnya seminggu ada 2.000.000 ya kita habis, kalau 500.000 ya kita habis, ya sesuai dengan vaksin yang ada aja,” tutur Yulianto.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Tim bola voli indoor putra Kabupaten Semarang mengalahkan Kabupaten Purbalingga dengan skor 3-1 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Selasa (27/10/2026). Sempat kalah pada set pertama, tuan rumah bangkit melalui perubahan strategi bertahan dan variasi serangan. Kemenangan ini mengantarkan Kabupaten Semarang ke babak berikutnya untuk menghadapi Kabupaten Kudus.
Sempat Tertinggal, Voli Indoor Putra Kabupaten Semarang Bangkit dan Singkirkan Kabupaten Purbalingga
Ubah Kebiasaan Buang Sampah Lewat Game Online, Lima Siswa SMPN 2 Kaliwungu Raih Juara Krenova 2026
Ubah Kebiasaan Buang Sampah Lewat Game Online, Lima Siswa SMPN 2 Kaliwungu Raih Juara Krenova 2026
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
[pekok2]