URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam keadaan mengambang di saluran air yang berada di Jalan Woltermonginsidi Kampung Kledung, Kelurahan Genuksari, Kacamatan Genuk Kota Semarang pada Sabtu (28/1/2023).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Seorang Pria Ditemukan Meninggal Mengambang di Saluran Air Woltermonginsidi Semarang

Seorang Pria Ditemukan Meninggal Mengambang di Saluran Air Woltermonginsidi Semarang

Seorang Pria Ditemukan Meninggal Mengambang di Saluran Air Woltermonginsidi Semarang

featured-img

RASIKAFM.COM|SEMARANG – Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam keadaan mengambang di saluran air yang berada di Jalan Woltermonginsidi Kampung Kledung, Kelurahan Genuksari, Kacamatan Genuk Kota Semarang pada Sabtu (28/1/2023).

Jasad itu diketahui pertama kali oleh warga yang melintas dengan kondisi tengkurap mengenakan sarung dan baju warnah hitam merah. Setelah ditemukan, warga langsung menghubungi pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan terhadap korban tersebut

Kapolsek Genuk, Kompol Ris Andrian mengatakan, jasad korban berjenis laki-laki itu ditemukan sekira pukul 09.15 WIB. Dari hasil

pemeriksaan di lokasi, jasad itu bernama Dhanu Fajar warga Banjardowo, Kecamatan Genuk.

Pada saat dilakukan olah tempat kejadian perkara, kepolisian tak menemukan adanya kekerasa pada tubuh korban. “Korban berumur 18 tahun. Kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” ujar Kapolsek.

Ia menerangkan, dari hasil penyelidikan, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi. Lebih lanjut, diduga penyebab dari kejadian ini karena penyakit korban kambuh lalu terjatuh di selokan.

“Korban punya latar belakang epilepsi atau ayan dan diduga saat kambuh korban tercebur dilesokan. Ada luka di dibagian pelipis sebelah kanan mengeluarkan darah tapi karena terjatuh itu,” paparnya.

Saat ini jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman. Proses evakuasi korban dibantu oleh warga dan kepolisian.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali