KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Segera Terbit, Makin Menarik Dibanding Motor BBM?

Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Segera Terbit, Makin Menarik Dibanding Motor BBM?

Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta Segera Terbit, Makin Menarik Dibanding Motor BBM?

Subsidi motor listrik segera terbit, sebagian masyarakat masih bingung pilih motor BBM atau motor listrik

Rencana pemerintah memberikan insentif sebesar Rp5 juta untuk pembelian motor listrik dipastikan semakin mendekati kenyataan. Saat ini, Kementerian Perindustrian dan Kementerian Keuangan telah menyelesaikan koordinasi terkait aturan pemberian insentif tersebut.

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang mengatur skema bantuan itu disebut sudah ditandatangani dan dijadwalkan mulai berlaku pada Juli 2026.

Jika terealisasi, kebijakan ini diperkirakan akan membuat persaingan antara motor listrik dan motor berbahan bakar minyak (BBM) semakin ketat.

Motor listrik kini semakin dilirik masyarakat karena biaya operasionalnya jauh lebih hemat. Biaya pengisian daya listrik lebih murah dibanding membeli bensin. Selain itu, perawatannya juga lebih sederhana karena tidak memerlukan ganti oli, busi, maupun filter udara secara rutin.

Keunggulan lainnya adalah ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas buang. Motor listrik juga menawarkan pengalaman berkendara yang lebih senyap dan responsif.

Meski begitu, motor listrik masih memiliki beberapa tantangan. Salah satunya adalah waktu pengisian baterai yang membutuhkan beberapa jam hingga penuh.

Jarak tempuh juga masih menjadi pertimbangan. Dalam sekali pengisian daya, rata-rata motor listrik mampu menempuh jarak sekitar 50 hingga 120 kilometer, tergantung jenis dan kapasitas baterainya.

Selain itu, biaya penggantian baterai yang relatif mahal masih menjadi kekhawatiran sebagian konsumen, meskipun usia pakainya dapat mencapai 3 hingga 8 tahun.

Dengan adanya insentif Rp5 juta, harga motor listrik akan semakin terjangkau. Namun, pilihan antara motor listrik atau motor BBM tetap bergantung pada kebutuhan, jarak perjalanan, dan kemampuan finansial masing-masing pengguna.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]