URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gesekan antara Suporter Persebaya, Bonex dengan warga di Jalan Raya Kaligawe. Salah satu korban mengalami luka lecet di tangan dan dagu. Kapolsek Gayamsari mengatakan ada puluhan suporter Bonex yang terlibat. Kepolisian dan TNI bersiaga di lokasi kejadian.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Suporter Bonek Gesekan dengan Warga di Kaligawe Semarang, Satu Orang Terluka

Suporter Bonek Gesekan dengan Warga di Kaligawe Semarang, Satu Orang Terluka

Suporter Bonek Gesekan dengan Warga di Kaligawe Semarang, Satu Orang Terluka

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Suporter Persebaya, Bonek terlibat gesekan dengan warga di Jalan Raya Kaligawe Raya atau sebelum flyover Tol Kaligawe perbatasan antara Kecamatan Gayamsari dengan Genuk pada Rabu (8/2/2023) siang.

Dari kejadian ini, satu orang mengalami luka lecet di tangan kanan dan dagu. Korban yang bernama Ari Setiawan ini sudah mendapatkan perawatan medis sementara dari petugas kepolisian.[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

“Tadi saya lagi duduk-duduk, minum (mabuk), terus saya pas menghampiri teman saya malah dikeroyok sama orang Bonek,” ujarnya di lokasi kejadian.

Lebih lanjut, ia tak mengetahui apakah dipukuli menggunakan menggunakan senjata seperti kayu maupaun alat lainnya atau hanya tangan kosong. Hal itu karena pada saat dikeroyok, warga Tenggang, Kelurahan Kali Tenggang Kecamatan Gayamsari ini dalam pengaruh alkohol.

“Diserang gak tahu pakai apa kan gak sadar (pengaruh alkohol). Berapa orang yang mukulin saya juga gak tahu,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Gayamsari, Kompol Hengky Prasetyo mengakui memang sempat ada gesekan dari suporter Persebaya dengan warga. Akan tetapi, sampai saat ini belum ada laporan dari korban terkait kejadian tersebut.

“Sementara belum ada laporan dari korban. Tapi tadi memang ada kontak dengan warga,” imbuhnya.

Disisi lain, Hengky menjelaskan, ada puluhan suporter Bonek yang terlibat gesekan dengan warga. Hingga kini, pihak kepolisian dan TNI masih bersiaga di lokasi kejadian untuk mengantisipasi aksi serupa terjadi kembali.

Hengky juga menghimbau kepada para suporter Bonek untuk segera kembali ke tempat asalnya dengan tertib.

[related_posts exclude=”48837″]

BACA JUGA :

Aksi tiga remaja yang mengeluarkan separuh badan dari jendela mobil saat melaju di ruas Tol Semarang-Solo viral di media sosial. Peristiwa yang terjadi di KM 430 wilayah Kabupaten Semarang itu berujung penindakan tilang oleh personel Patroli Jalan Raya (PJR). Selain dikenai sanksi tilang, para pelaku juga diminta membuat video permintaan maaf dan menandatangani surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya karena aksi tersebut dinilai membahayakan keselamatan.
Viral Remaja Keluar dari Jendela Mobil di Tol Semarang-Solo, Tiga Pemuda Ditilang dan Minta Maaf
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol Bawen–Salatiga Km 452+800 Jalur A, wilayah Kauman Kidul, Sidorejo, Kota Salatiga, Senin (13/7/2026). Sebuah Toyota Innova menabrak bagian belakang truk tronton saat diduga hendak mendahului dari lajur kanan. Akibat kejadian tersebut, pengemudi Innova mengalami luka berat dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
Innova Tabrak Truk Tronton di Tol Bawen–Salatiga, Pengemudi Alami Luka Berat
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"
Rumpun bambu di belakang rumah warga di RT 03 RW 06, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran ban sepeda motor bekas di dekat lokasi, lalu berhasil dipadamkan oleh Damkar Kota Salatiga bersama aparat dan warga tanpa menimbulkan korban jiwa.
Aparat Bersatu Padu Padamkan Api yang Menghanguskan Pohon Bambu
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
ASUS menghadirkan ExpertBook PM5 G2 PM5406 di Indonesia untuk mendukung profesional hybrid dan pelaku usaha kecil-menengah melalui performa AI hingga 50 NPU TOPS, layar 14 inci IPS atau OLED, serta keamanan enterprise. Laptop berbasis AMD Ryzen AI 7 445 ini menawarkan RAM hingga 64GB, dual SSD hingga 3TB, Wi-Fi 7, dan bodi ringan mulai 1,27 kilogram.
ASUS Luncurkan ExpertBook PM5 G2, Laptop Bisnis AI untuk Profesional Hybrid
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!