RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Terang Benderang Akses di Jalan Bandara Ahmad Yani: Wajah Depan Semarang Kian Memikat

Terang Benderang Akses di Jalan Bandara Ahmad Yani: Wajah Depan Semarang Kian Memikat

Terang Benderang Akses di Jalan Bandara Ahmad Yani: Wajah Depan Semarang Kian Memikat

Pemerintah Kota Semarang bekerja sama dengan Bea Cukai dan PT IPU melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) menjalankan program penggantian lampu di sekitar akses jalan menuju Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani. Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu, menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi dan sinergi yang dilakukan oleh pihak terkait, menyebutnya sebagai langkah positif dalam memperbaiki kondisi kota Semarang.
Foto: Dok./IST
Penerangan jalan di sekitar akses jalan menuju Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Kota Semarang.

Semarang – Pemerintah Kota Semarang terus berkomitmen untuk meningkatkan keindahan Ibu Kota Jawa Tengah dengan berbagai upaya yang mendapat dukungan positif dari berbagai pihak. Dalam langkah terbarunya, Pemerintah Kota Semarang bersama Bea Cukai dan PT IPU, melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), menjalankan program penggantian lampu di sekitar akses jalan menuju Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani. Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu, mengungkapkan rasa senang dan apresiasinya terhadap kolaborasi dan gerak bersama yang dilakukan oleh pihak terkait.

“Saya tentunya sangat mengapresiasi gerak bersama ini, dari teman-teman Disperkim, Bea Cukai, PT. IPU, dan stakeholder terkait lainnya yang sudah mau bersama-sama membenahi kota Semarang,” kata Mbak Ita, sapaan akrabnya.

“Tidak usah muluk-muluk, mulai dari penerangan saja. Meskipun ini terkesan sepele, tetapi dampaknya sangat besar karena untuk penerangan. Ditambah lagi, ini kan wajah kota Semarang yang paling depan, jadi orang-orang harus lihat keindahan kota Semarang dari sini,” ucapnya saat  di temui media Kantor Wali kota Semarang, Selasa (19/12).

Sementara itu, Claudia Lulus Dewi, Kabid Prasarana Sarana Utilitas Umum atau PSU Disperkim Kota Semarang menuturkan bahwa pergantian lampu HPST ke lampu LED ini sesuai dengan warna kesukaan masyarakat umum. Tidak hanya sampai di situ, pergantian ke lampu LED ditujukan juga untuk menghemat energi dan menambah terang jalan di sekitar Bandara.

“Ini merupakan program Pemerintah Kota Semarang, bahwa lampu konvensinal HPST (warna kuning) kita ganti dengan lampu LED (warna putih) agar lebih terang dan hemat energi. Lampu HPST berdaya 150 watt diganti lampu LED yang hanya 120 watt. Pergantian lampu HPST dengan LED ini, akan kita lakukan secara bertahap,” terang Claudia.

Lebih lanjut, dirinya menambahkan bahwa ke depannya jalan akses sekitar Bandara akan terang benderang. Karena pergantian lampu tersebut, dimulai dari jalan depan kantor Bea Cukai sampai jalan depan Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani.

“Kemudian untuk akses Bandara Ahmad Yani, di jalan Puri Anjasmoro itu akan dilakukan penggantian lampu LED oleh PT. IPU sebanyak 63 tiang dan 110 lampu LED. Bahkan untuk akses jalan dari depan kantor Bea Cukai di bawah flyover sudah dilakukan penggantian ke lampu led oleh Disperkim kota Semarang,” sambungnya.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran