KABAR RASIKA

Terhitung H-10, Posko Terpadu Terminal Tingkir Salatiga Siap Hadapi Pemudik

Terhitung H-10, Posko Terpadu Terminal Tingkir Salatiga Siap Hadapi Pemudik

Terhitung H-10, Posko Terpadu Terminal Tingkir Salatiga Siap Hadapi Pemudik

Posko Terpadu Angkutan Lebaran disiapkan di Terminal Tipe A Tingkir oleh pengelola terminal yang dipimpin Vicky Candra Yanuar di Salatiga mulai H-10 hingga H+10 Idul Fitri 2026. Posko ini menghadirkan layanan informasi, kesehatan, serta koordinasi lintas instansi untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik.
Foto dok IST
Situasi terminal Tingkir Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Terminal Tipe A Tingkir Salatiga akan mengoperasikan Posko Terpadu Angkutan Lebaran mulai H-10 hingga H+10 Hari Raya Idul Fitri 2026. Posko tersebut disiapkan sebagai pusat layanan dan koordinasi selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran.

Kepala Terminal Tipe A Tingkir Salatiga, Vicky Candra Yanuar, mengatakan posko terpadu ini melibatkan berbagai instansi guna memastikan pelayanan kepada penumpang berjalan optimal.
“Posko terpadu ini menjadi pusat koordinasi layanan selama masa angkutan Lebaran, baik untuk pengaturan operasional, informasi, maupun penanganan kondisi darurat penumpang,” ujarnya, Senin, 9 Maret 2026.

Menurutnya, posko tersebut akan melibatkan lintas instansi seperti TNI, Polri, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Kesehatan. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan seluruh kebutuhan layanan bagi pemudik dapat terpenuhi dengan baik.

Berbagai layanan akan disediakan di posko terpadu. Diantaranya informasi jadwal keberangkatan bus, layanan pengaduan barang tertinggal atau hilang, hingga pendampingan khusus bagi kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Selain pengoperasian posko, pengelola Terminal Tingkir juga menyiapkan sejumlah fasilitas untuk meningkatkan kenyamanan penumpang. Mulai dari hiburan live music, pojok baca, hingga kursi pijat berbayar yang dapat dimanfaatkan penumpang saat menunggu keberangkatan bus.

“Fasilitas pendukung lainnya juga diperkuat, seperti ruang laktasi bagi ibu hamil dan menyusui, ruang kesehatan untuk penumpang yang sakit atau mengalami mabuk perjalanan, serta ruang tenang bagi penyandang disabilitas intelektual dan down syndrome,” terangnya.

Dalam mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang puncak arus mudik, pihak terminal juga merencanakan penambahan kursi di ruang tunggu. Selain itu, menjelang Hari Raya Idul Fitri akan dibuka layanan zakat fitrah yang bekerja sama dengan lembaga amil zakat di Kota Salatiga.

Sementara itu, terkait pengaturan arus kendaraan selama masa mudik, Terminal Tingkir juga akan bersinergi dengan pihak kepolisian dalam rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan terminal. Pihak terminal berharap bus antarkota antarprovinsi (AKAP) maupun antarkota dalam provinsi (AKDP) tetap masuk ke terminal untuk menaikkan dan menurunkan penumpang.

“Dengan begitu tidak terjadi penumpukan penumpang di luar terminal, sehingga pelayanan kepada pemudik tetap tertib dan lancar,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px