URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ternyata Meriah, Festival Indonesia Raya Berlangsung di Salatiga

Ternyata Meriah, Festival Indonesia Raya Berlangsung di Salatiga

Ternyata Meriah, Festival Indonesia Raya Berlangsung di Salatiga

Festival Indonesia Raya Berlangsung di Salatiga, minggu (27/08/2023).
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Karnaval dalam rangka Festival Indonesia Raya di Kota Salatiga digelar meriah. Hal ini terlihat dari antusias dari peserta dan penonton yang memadani jalan protokol yang ada di Kota Salatiga. Yang menarik dari karnaval ini adalah dikuti oleh berbagai agama, etnis, daerah, komunitas dari seluruh Indonesia dan menggambarkan Indonesia Mini ada di Kota Salatiga.

“Itulah esensi yang dapat kita kontribusikan pada peringatan Hari Jadi Kota Salatiga dan dalam rangka Hut Kemerdekaan RI ke-78. Festival ini adalah untuk menegaskan bahwa Salatiga adalah Indonesia mini, dan tidak berlebihan kalau kita mengambil tema The Journey Of Indonesia Mini In Salatiga, ini adalah hasil dari sebuah diskusi bersama dengan pemerhati kebudayaan, seniman, masyarakat secara luas, dan akademisi bahwa Indonesia mini ada di Salatiga. Keminian itu betul betul memberikan kebermanfaatan, hidup dalam harmoni dan saling mengisi,”jelas Sinoeng yang tampil mengenakan baju adat Jawa, di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Minggu (27/08/2023).

Para peserta menampilkan kebolehan dan kekhasannya, mereka mengenakan baju yang menjadi ciri khas dari daerah asal tempat tinggalnya masing-masing.

“Saat ini hampir dari 200 ribu warga Salatiga, ditempati dan ditinggali oleh mereka yang bersekolah dan kuliah, hampir 25-30 ribu warga. Inilah kebersamaan yang harus kita rawat dan menjadikan kota Salatiga Kota tertoleran nomor 2 di Indonesia,”tambahnya.

Selain berpawai, Pj. Wali Kota Salatiga beserta istripun menghampiri, menyalami dan bersua foto dengan warga masyarakat yang datang melihat karnaval ini. Tidak hanya warga Salatiga saja namun warga asing pun turut hadir dan melihat karnaval ini.

“Banyak anak-anak dan ibu-ibu yang ingin bersua foto, heboh semua. Dan tadi ada salah satu penonton yakni warga asing dari Lebanon yang menyempatkan hadir untuk melihat Karnaval ini. Hal ini menarik dan keren,” pungkas Sinoeng.

BACA JUGA :

PT Jasamarga Semarang Batang melaksanakan program penghijauan dengan menanam pohon Trembesi dan Tabebuya di Simpang Susun Weleri serta sejumlah titik di sepanjang Tol Batang-Semarang. Program ini dilakukan untuk mendukung infrastruktur berkelanjutan melalui penyerapan emisi karbon, peningkatan kualitas udara, pengendalian erosi, peredaman kebisingan, dan penciptaan lingkungan jalan tol yang lebih asri bagi pengguna jalan.
Tanam Sekarang, untuk Generasi Mendatang: PT Jasamarga Semarang Batang Hijaukan Ruas Tol
PT Trans Marga Jateng bersama sejumlah instansi menggelar Operasi Simpatik Keselamatan Berkendara di Rest Area KM 429 Ungaran, Jalan Tol Semarang-Solo, Selasa (1/7/2026). Kegiatan edukatif ini memeriksa kendaraan angkutan barang yang terindikasi ODOL, memasang material reflektif, serta melakukan cek kesehatan pengemudi untuk meningkatkan kelayakan kendaraan dan menekan risiko kecelakaan di ruas tol.
Keselamatan Pengendara Jadi Prioritas, Trans Marga Jateng Gelar Operasi Simpatik di Tol Semarang–Solo
BPBD Kabupaten Semarang menyalurkan tandon dan 3.000 liter air bersih ke Desa Bantal dan Plumutan, Bancak, untuk menghadapi musim kemarau 2026.
BPBD Semarang Mulai Salurkan Bantuan Air Bersih, Dua Desa Jadi Prioritas
Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
PDAM Kota Salatiga mengimbau pelanggan meningkatkan pengamanan meteran air menyusul maraknya kasus pencurian di sejumlah wilayah. Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi, meminta masyarakat melindungi meteran di rumah, memasang pengaman tambahan pada lokasi rentan, serta segera melapor kepada PDAM atau aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan untuk mencegah gangguan distribusi air bersih dan biaya penggantian meter.
Kasus Pencurian Meteran Marak, PDAM Salatiga Minta Konsumen Waspada
Pemerintah Kabupaten Semarang memberlakukan pembebasan denda keterlambatan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk tunggakan tahun pajak 2013–2024 mulai 1 Juli hingga 30 September 2026. Kebijakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Semarang tersebut bertujuan mempercepat penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga wajib pajak cukup melunasi pokok pajak tanpa dikenai bunga maupun denda keterlambatan.
Pemkab Semarang Bebaskan Denda Tunggakan PBB-P2 hingga 30 September, Cukup Bayar Pokok Pajak

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PDAM Kota Salatiga mengimbau pelanggan meningkatkan pengamanan meteran air menyusul maraknya kasus pencurian di sejumlah wilayah. Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi, meminta masyarakat melindungi meteran di rumah, memasang pengaman tambahan pada lokasi rentan, serta segera melapor kepada PDAM atau aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan untuk mencegah gangguan distribusi air bersih dan biaya penggantian meter.
Kasus Pencurian Meteran Marak, PDAM Salatiga Minta Konsumen Waspada
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung rencana pengembangan kawasan Rawa Pening di Kabupaten Semarang sebagai destinasi wisata air unggulan setelah muncul minat investasi dari PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir, Kamis (25/6/2026). Pengembangan yang mencakup rumah makan apung, vila, dan wahana air itu akan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan fungsi konservasi serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.
Rawa Pening Dilirik Investor, Siap Jadi Destinasi Wisata Air Andalan Jawa Tengah