URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga meluncurkan terobosan berupa program kelas santri untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai upaya memberikan bekal agama dan meminimalisir pengulangan tindak pidana. Program ini digagas oleh Kepala Rutan Salatiga Anton Adi Ristanto bersama Hardadi dalam kegiatan Bimbingan Kemandirian dan Kepribadian Keliling yang digelar oleh Balai Pemasyarakatan Kelas I Semarang di Singkong Keju D9 Salatiga pada Selasa, 22 Juli 2025.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Terobosan Baru, Rutan Salatiga Hadirkan Kelas Santri Khusus WBP

Terobosan Baru, Rutan Salatiga Hadirkan Kelas Santri Khusus WBP

Terobosan Baru, Rutan Salatiga Hadirkan Kelas Santri Khusus WBP

Hardadi saat mengisi acara di Rutan Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Melalui program kerjasama, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga kembali membuat terobosan baru dalam upaya mengentaskan dan memberikan bekal kemanfaatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Disela – sela menghadiri kegiatan Bimbingan Kemandirian dan Kepribadian Keliling yang diselenggarakan Balai Pemasyarakatan Kelas I Semarang di Singkong Keju D9 Salatiga, Kepala Rutan Salatiga Anton Adi Ristanto bersama Hardadi komitmen memberikan program pembinaan bagi WBP di Rutan Salatiga.

Anton mengatakan program pembinaan kerohanian selama ini menjadi salah satu program unggulan dalam memberikan bekal ilmu agama kepada WBP sebagai salah satu upaya memperbaiki akhlak dan tingkah laku WBP dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“kami memberikan program pembinaan kerohanian yang tentunya menjadi salah satu unggulan dalam memberikan bekal ilmu agama kepada WBP sebagai salah satu upaya memperbaiki akhlak dan tingkah laku WBP serta mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa,” katanya. Selasa (22/07).

Anton menjelaskan kali ini Rutan Salatiga akan membuat terobosan berupa kelas santri dengan tujuan mengentaskan warga binaan menjadi lebih baik, pribadi yang taat beragama sekaligus upaya meminimalisir pengulangan tindak pidana.

“Kami akan menyiapkan satu kamar khusus untuk kelas santri, sehingga warga binaan bisa lebih fokus belajar agama, baik yang sama sekali belum bisa membaca Al Quran dan menjadi salah satu solusi untuk meminimalisir pengulangan tindak pidana serta menjadi bekal akhirat nantinya,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Hardadi yang mendukung penuh program Rutan Salatiga.

“Saya pernah berada didalam (Rutan), bagaimana merasakan secara langsung kehidupan disana. Melalui program kerjasama ini kami harapkan menjadi poin penting dan kegiatan positif untuk membekali teman – teman di Rutan dengan bekal agama,” ucapnya.

Hardadi juga nantinya akan memberikan pelatihan wira usaha untuk para WBP dan bagi warga binaan yang sudah bebas tetapi tidak mempunyai pekerjaan.

Perlu diketahui Rutan Salatiga menggandeng berbagai macam stakeholder dalam memberikan bekal ilmu agama bagi WBP, seperti Kementerian Agama Kota Salatiga, Yayasan Hati Beriman, Pondok Pesantren, Gereja-gereja maupun tokoh agama lainnya.

Seperti komitmen dan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rutan Salatiga akan terus bergerak dan berproses untuk memberikan pembinaan dan bekal positif bagi warga binaan sehingga selaras dengan motto Dirjen Pemasyarakatan bahwa ‘Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat Untuk Masyarakat’.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026