URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kabupaten Semarang kembali dilanda peristiwa kebakaran. Dua bangunan rumah di Desa Lopait, Kecamatan Tuntang terbakar pada Rabu (30/8/2023). Kejadian pertama terjadi di rumah Budi Suprianto (50), warga Dusun Gudang sekitar pukul 12.00 WIB. Pada saat kejadian, suara mencurigakan terdengar oleh istri yang berasal dari instalasi listrik.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tiga Bangunan Rumah Di Tuntang Dilalap Api Dalam Sehari

Tiga Bangunan Rumah Di Tuntang Dilalap Api Dalam Sehari

Tiga Bangunan Rumah Di Tuntang Dilalap Api Dalam Sehari

Bangunan rumah milik Suripto (69), warga Dusun Lopait, Desa Lopait, Kecamatan Tuntang ludes terbakar, Rabu (31/8/2023) malam.

(Foto/win)

Bangunan rumah milik Suripto (69), warga Dusun Lopait, Desa Lopait, Kecamatan Tuntang ludes terbakar, Rabu (31/8/2023) malam.
featured-img

RASIKAFM.COM |UNGARAN - Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Semarang. Dua bangunan rumah di Desa Lopait, Kecamatan Tuntang dilalap api pada Rabu (30/8/2023).

Peristiwa pertama menimpa rumah milik Budi Suprianto (50), warga Dusun Gudang sekira pukul 12.00 WIB. Lopait. Saat kejadian, istri mendengar suara mencurigakan yang berasal dari salah satu instalasi listrik.

“Saat dilakukan pemeriksaan, sudah muncul api dari instalasi tersebut yang kemudian menjalar ke bagian rumah,” ungkap Kapolsek Tuntang AKP Sri Hartini, Kamis (31/8/2023).

Kejadian kedua menimpa dua bangunan rumah milik Suripto (69), warga Dusun Lopait sekira pukul 18.50 WIB. Saat kejadian, korban sedang menumbuk kopi di dapur belakang rumah. Anak korban saat berkunjung ke rumah melihat percikan api muncul dari stop kontak alat penanak nasi.

“Melihat api semakin membesar pemilik rumah dibantu warga berusaha memadamkan api namun tidak berhasil. Kemudian salah satu warga melaporkan ke Polsek Tuntang dan Damkar Kabupaten Semarang,” terangnya.

Penyebab dua peristiwa kebakaran tersebut diduga hubungan arus pendek listrik. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

“Untuk peristiwa tadi malam, api berhasil dijinakkan sekitar pukul 19.15 WIB dengan mengerahkan dua unit armada Damkar dari Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga,” jelasnya.

Di sisi lain Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra menyampaikan imbauannya terkait kejadian kebakaran tersebut. Apabila terjadi kebakaran baik hutan, lahan maupun hunian, masyarakat diminta segera melaporkan kejadian kepada Polsek terdekat maupun Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang sudah terbentuk beberapa waktu silam.

“Selain itu, pastikan kembali keamanan instalasi listrik pada tiap rumah. Jangan sampai ada gangguan dan timbul hubungan arus pendek listrik,” tegasnya. (win)

BACA JUGA :

Polres Semarang memastikan laporan titik panas di kawasan hutan Watu Gajah, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, bukan merupakan kebakaran hutan maupun lahan. Kasat Reskrim Polres Semarang Bodia Teja Lelana menjelaskan hasil verifikasi lapangan pada Jumat (1/8/2026) menunjukkan hotspot berasal dari bekas pembakaran rumput di lahan warga yang telah padam, sehingga kondisi dinyatakan aman dan terkendali.
Titik Panas di Pringapus Terekam Satelit NASA, Polres Semarang Temukan Bekas Pembakaran Rumput
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Istiono Tertabrak Sepeda Motor Di Jalan Lingkar Salatiga saat Berjalan Kaki
Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Rumah Amin Akhirnya Layak Ditinggali, Gotong Royong TMMD Ubah Harapan Warga Desa Cukil
Sebuah rumah milik Sarwoto di Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu bara api yang masih tersisa di tungku kayu setelah digunakan memasak air sebelum pemilik rumah pergi ke pasar. Petugas Damkar dan BPBD berhasil memadamkan api, tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga