URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) turut ambil bagian dalam kegiatan Salatiga May Day 2023 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Salatiga dengan menampilkan tarian dari tiga komunitas etnis, yaitu Persatuan Warga Sumba di Salatiga (PERWASUS), Keluarga Besar Bali Salatiga (KBBS), dan Komunitas Mahasiswa Perantauan Lampung (K'MPLANG) pada Jumat (05/05/2023) pagi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tiga Komunitas Etnis UKSW Pukau Ribuan Massa Saat Tampil di May Day 2023

Tiga Komunitas Etnis UKSW Pukau Ribuan Massa Saat Tampil di May Day 2023

Tiga Komunitas Etnis UKSW Pukau Ribuan Massa Saat Tampil di May Day 2023

Tiga Komunitas Etnis UKSW usai tampil Tampil di May Day 2023
Tiga Komunitas Etnis UKSW usai tampil Tampil di May Day 2023
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) ikut ambil bagian mengisi kegiatan Salatiga May Day 2023 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga dengan menyuguhkan tarian dari tiga komunitas etnis, Jumat (05/05/2023) pagi.

Ketiga etnis tersebut yaitu Persatuan Warga Sumba di Salatiga (PERWASUS), Keluarga Besar Bali Salatiga (KBBS), dan Komunitas Mahasiswa Perantauan Lampung (K’MPLANG). Ketiganya memberikan aksi dan penampilan tari yang mengesankan di hadapan para pejabat daerah Kota Salatiga dan khalayak umum di halaman Pemkot Salatiga.

Ditemui di sela acara, Penjabat Wali Kota Salatiga Drs. Sinoeng Noegroho Rachmadi, MM., menuturkan bahwa keterlibatan tiga etnis UKSW sebagai salah satu pengisi acara menunjukkan bahwa sebagai perguruan tinggi, UKSW memberikan kontribusi yang membumi dan bermanfaat bagi masyarakat. Ia turut menegaskan bahwa Pemkot Salatiga memberi ruang bagi perguruan tinggi melalui kolaborasi dengan menjadi solusi dan bagian untuk mengedukasi masyarakat.

“Terima kasih UKSW dan perguruan tinggi lainnya yang ikut ngerawat dan ngrumat dan tidak kehilangan ruh dengan kembali pada inti pendidikan tinggi yaitu pengabdian masyarakat, pengembangan ilmu pengetahuan dan diseminasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, apresiasi atas partisipasi komunitas etnis UKSW juga diberikan Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (FISKOM) Dr. Ir. Sri Suwartiningsih, M.Si., yang turut hadir dalam acara. “Kegiatan ini sebagai salah satu cara UKSW menjalin relasi dan jejaring dengan pemerintah dengan kompetensi yang dimiliki,” terangnya.

BACA JUGA :

Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tersebut mengumpulkan sedikitnya 10 kantong sampah dan dilanjutkan pembagian nasi box kepada masyarakat serta dukungan bagi UMKM sekitar.
Gerakan Langit Biru Indonesia, Ratusan Kader Demokrat Salatiga Bersihkan Taman Tingkir
Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan asap yang dimarinasi sebelum diasap menggunakan panas dan asap tidak langsung. Menu bebeknya kini diminati hingga 50 ekor per hari.
Pertama di Salatiga, Smokyara Hadir dengan Menu Bebek Asap
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved