URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan kunjungan kerja untuk meninjau pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Solo-YIA Kulonprogo Segmen Klaten-Prambanan di Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu, 16 November 2024. Kunjungan ini dipimpin oleh Menteri PU, Dody Hanggodo, bersama pejabat tinggi Kementerian PU dan Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), Rudy Hardiansyah. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan jalur fungsional guna mendukung kelancaran arus lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tinjau Kesiapan Jalur Fungsional Nataru, Menteri Pekerjaan Umum Lakukan Kunjungan Kerja ke Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Klaten-Prambanan

Tinjau Kesiapan Jalur Fungsional Nataru, Menteri Pekerjaan Umum Lakukan Kunjungan Kerja ke Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Klaten-Prambanan

Tinjau Kesiapan Jalur Fungsional Nataru, Menteri Pekerjaan Umum Lakukan Kunjungan Kerja ke Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Klaten-Prambanan

Foto: Dok.
featured-img

RASIKAFM.COM | Prambanan – Dalam rangka memastikan kesiapan operasional jalur fungsional untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas pada periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan kunjungan kerja meninjau pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Solo-YIA Kulonprogo Segmen Klaten-Prambanan di Klaten, Jawa Tengah pada Sabtu (16/11).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri PU Dody Hanggodo didampingi Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian PU, Rachman Arief Dienaputra, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU Triono Junoasmono, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU Miftachul Munir bersama Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) Rudy Hardiansyah beserta jajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan konstruksi, kesiapan infrastruktur pendukung, serta kelayakan jalur fungsional yang direncanakan dapat digunakan secara fungsional selama arus libur Nataru 2024.

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo, Rudy Hardiansyah, menyampaikan bahwa progres konstruksi segmen Klaten-Prambanan sepanjang 8,6 km telah mencapai lebih dari 90% dan diproyeksikan selesai dalam waktu dekat. Dengan difungsikannya segmen tersebut akan melengkapi segmen Jalan Tol Jogja-Solo yang telah beroperasi sejak September 2024 yaitu Segmen Kartasura-Klaten sepanjang 22,3 km, sehingga pada saat libur Nataru total jalan tol yang dapat digunakan adalah sepanjang 30,9 km. Hal ini untuk mengantisipasi peningkatan pengguna jalan yang akan bertambah dua kali lipat dari saat hari biasa.

“Kami terus mempercepat penyelesaian konstruksi tanpa mengurangi kualitas pekerjaan. Segmen Klaten-Prambanan ini diharapkan dapat menjadi solusi sementara untuk memperlancar mobilitas masyarakat saat Nataru. Saat ini rencana dibukanya jalur fungsional Nataru ini sudah dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait, dengan diberlakukannya jalur fungsional ini dapat memecah pengendara untuk dapat keluar sampai dengan Prambanan, sehingga tidak semuanya menumpuk keluar di Klaten. Saat ini dari segi konstruksinya, jalur fungsional yang akan dibuka ini memiliki perkerasan jalan yang siap untuk difungsikan dua arah, hanya ada beberapa kelengkapan yang sedang kami kejar sampai dengan rencana dibukanya,” ujar Rudy.

Segmen Klaten-Prambanan sepanjang 8,6 km merupakan bagian penting dari Jalan Tol Jogja-Solo yang menghubungkan wilayah-wilayah strategis di Jawa Tengah dan DIY. Jalur ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi perjalanan, mempersingkat waktu tempuh, serta mengurangi kepadatan lalu lintas pada jalur arteri.

Dalam kunjungan tersebut, Dody Hanggodo mengatakan tujuan kunjungan mereka ini untuk memastikan kesiapan fungsional Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Klaten-Prambanan dalam menghadapi arus lalu lintas pada libur Nataru 2024.

“Segmen Klaten-Prambanan konstruksinya sudah selesai, tinggal kelengkapan saja dan Insya Allah Desember 2024 sudah bisa difungsikan. Dengan difungsikannya Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Klaten-Prambanan ini diharapkan nantinya dapat mendukung kelancaran traffic saat Nataru dan mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas di jalan nasional,” kata Dody.

Dody menambahkan, Segmen Klaten-Prambanan diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan pada jalur utama Klaten-Prambanan yang sering menjadi titik kemacetan saat musim liburan. Dengan adanya jalur fungsional ini, pengguna jalan memiliki alternatif yang lebih cepat dan aman untuk bepergian, terutama menuju kawasan wisata seperti Candi Prambanan dan destinasi lainnya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah.

PT Jasamarga Jogja Solo bersama Kementerian PU berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo secara keseluruhan sesuai target yang telah ditetapkan. Jalan tol ini tidak hanya menjadi penghubung wilayah, tetapi juga motor penggerak ekonomi kawasan dengan membuka akses ke berbagai potensi lokal di sepanjang jalur tol.

Dengan kunjungan kerja ini, pemerintah dan pihak terkait optimis bahwa segmen Klaten-Prambanan siap menjadi jalur fungsional yang dapat diandalkan selama libur Nataru 2024, sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang lebih baik bagi masyarakat. (hrs)

BACA JUGA :

Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua PPI Kota Salatiga Aditya Ramadhan menyebut kolaborasi bersama TNI dan masyarakat ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pengalaman perdana yang diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
Terjun Langsung Bantu TMMD, PPI Salatiga bantu Kegiatan Kemasyarakatan
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU: Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved