URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tradisi Titiran jadi uri-uri budaya untuk kenang 76 tahun pembakaran Kampung Batik Semarang oleh tentara Jepang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tradisi Titiran, Kenang 76 Tahun Pembakaran Kampung Batik oleh Tentara Jepang

Tradisi Titiran, Kenang 76 Tahun Pembakaran Kampung Batik oleh Tentara Jepang

Tradisi Titiran, Kenang 76 Tahun Pembakaran Kampung Batik oleh Tentara Jepang

featured-img

Dalam sejarahnya, kata Candra, Kampung Batik Semarang saat itu jadi bagian dalam siasat pertempuran lima hari Semarang.

Jepang yang mengawasi kegiatan di Kampung Batik dari Gereja Gedangan, lalu menyerbu dan membakar rumah-rumah di Kampung Batik.

Jepang menembaki rumah warga hingga tembus pintu-pintu lalu membakar sekitar 200 an rumah.

Dua saksi bisu sejarah 76 tahun yang lalu itu masih ada, yakni pintu yang tertembus peluru dan sumur yang masih ada dan dimanfaatkan hingga sekarang.

“Ini mengingat sejarah dan kebangkitan paska kebakaran sehingga bisa melaksanakan kembali sehari-hari,” katanya.

Rencananya, tradisi Titiran akan jadi agenda tahunan sebagai potensi wisata kegiatan seni yang dibuat.

“Dulu sederhana hanya berdoa bersama, kali ini dibuat kreasi ada unsur seni agar lebih menarik dilihat dan ditonton,” katanya.

Sementara itu, Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu sangat mendukung adanya tradisi Titiran.

Mbak Ita sapaan wakil walikota, mengaku baru tahu ada sejarah cerita tradisi Titiran ini.

“Ini bagus sekali, karena saling berkait dengan yang di Tugu Muda dan sekitar ini, ada gereja Gedangan juga,” katanya.

Atraksi seni budaya ini tentunya akan menambah daya tarik wisata Kampung Batik Semarang di Kampung Jadoel ini.

Kedepan, pihaknya akan memfasilitasi adanya lapangan parkir yang representatif dengan memanfatakan bekas lahan SMP 4 Semarang.

“Kalau wisatawan ini datang akan menjadikan masyarakat di kampung jadoel lebih sejahtera,” katanya.**

Pages ( 2 of 2 ): « Sebelum1 2

BACA JUGA :

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga