URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk bermuatan pasir terjadi di ruas Jalan Diponegoro, pertigaan Undaris, Gedanganak, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jumat (8/11/2024), yang mengakibatkan kemacetan panjang di kedua arah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Truk Pasir Terguling di Pertigaan Undaris Ungaran, Arus Lalu Lintas Mengular Panjang

Truk Pasir Terguling di Pertigaan Undaris Ungaran, Arus Lalu Lintas Mengular Panjang

Truk Pasir Terguling di Pertigaan Undaris Ungaran, Arus Lalu Lintas Mengular Panjang

Personel Satlantas Polres Semarang melakukan pengaturan lalu lintas yang tersendat akibat truk bermuatan pasir yang terguling di ruas Jalan Diponegoro Ungaran, Jumat (8/11/2024). Foto: Humas Polres Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebuah kecelakaan lalu lintas melibatkan truk bermuatan pasir terjadi di ruas Jalan Diponegoro, tepatnya di pertigaan Undaris, Gedanganak, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jumat (8/11/2024). Truk berplat L 9452 RK yang terguling di jalur menuju Kota Semarang ini memicu kemacetan parah karena muatan pasir yang tumpah dan menutupi sebagian besar badan jalan.

Menurut saksi mata dan pengakuan sopir truk, Bambang Winarno (36) warga Kudus, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 03.30 WIB. Saat itu, ia tengah membawa muatan pasir dari Muntilan, Kabupaten Magelang menuju Kabupaten Kudus. Di pertigaan Undaris, dua sepeda motor tiba-tiba melintas, membuat Bambang harus membanting setir untuk menghindari tabrakan. Namun, upaya tersebut justru membuat truk menabrak trotoar dan terguling dengan posisi miring ke kiri, sementara roda depan truk lepas dari tempatnya.

“Kejadian ini terjadi sangat cepat, saya berusaha menghindari dua motor yang menyeberang. Sayangnya, truk hilang kendali dan terguling,” ujar Bambang di lokasi kejadian.

Insiden ini menyebabkan kemacetan panjang di kedua arah, dengan antrean kendaraan mencapai lebih dari satu kilometer. Bahkan hingga sekitar pukul 08.30 WIB, arus lalu lintas masih padat meskipun proses evakuasi truk sudah dilakukan. Satu jalur jalan masih tertutup oleh pasir yang berceceran, sementara para pekerja berusaha membersihkan sisa-sisa muatan dari badan jalan.

Kepolisian pun segera bertindak untuk mengurai kemacetan. Kaur Bin Ops Satlantas Polres Semarang, Iptu Sutarto, mengatakan pihaknya memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem contra flow untuk membantu kelancaran arus kendaraan, khususnya dari arah Bergas.

“Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Sopir diduga mengantuk, dan evakuasi agak terhambat karena volume kendaraan yang tinggi di jam berangkat sekolah dan kerja,” jelas Iptu Sutarto.

Meskipun truk sudah berhasil dievakuasi, kondisi jalan tetap ramai akibat proses pindah muatan pasir. Pihak kepolisian mengimbau para pengendara yang melintas untuk berhati-hati dan bersabar selama proses pembersihan berlangsung. (win)

BACA JUGA :

Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved