KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Turun ke Lapangan, Dr. Robby Tanggapi Keluhan Puluhan Sopir Angkot Salatiga

Turun ke Lapangan, Dr. Robby Tanggapi Keluhan Puluhan Sopir Angkot Salatiga

Turun ke Lapangan, Dr. Robby Tanggapi Keluhan Puluhan Sopir Angkot Salatiga

Dr. Robby Hernawan, calon Wali Kota Salatiga nomor urut 1, bertemu dengan puluhan sopir angkutan kota di Terminal Tamansari, Salatiga, pada Rabu, 6 November 2024, yang menjadi momen penting bagi para sopir untuk menyuarakan aspirasi mereka.
Foto dok IST
Dokter Robby bersama istri saat di terminal angkot Tamansari Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA -Kehadiran Dr. Robby Hernawan, calon Wali Kota Salatiga nomor urut 1, menjadi momen yang menghidupkan harapan puluhan sopir angkutan kota di Salatiga.

Senyum cerah dan semangat optimis terlihat di wajah para sopir angkot di Terminal Tamansari, Salatiga, pada Rabu 6.11.2024 sore.

Tanpa rasa sungkan, para sopir angkot berbincang langsung dengan Dr. Robby, mereka menyampaikan berbagai keluhan dan aspirasi terkait tantangan pekerjaan mereka yang kian sulit.

Para sopir angkot ini menyuarakan keprihatinan tentang berkurangnya jumlah penumpang angkutan kota yang berimbas pada pendapatan mereka. Tidak hanya itu, mereka juga merasa terbebani dengan aturan peremajaan armada yang saat ini menetapkan batas usia kendaraan maksimal 20 tahun. Para sopir meminta agar batas usia ini diperpanjang menjadi 25 tahun, sehingga mereka memiliki waktu lebih untuk mengumpulkan modal guna mengganti armada.

“Kami berharap ada aturan yang bisa memperpanjang usia armada menjadi 25 tahun, supaya kami masih punya waktu untuk menunda peremajaan kendaraan,” ungkap Basirin salah satu sopir yang disambut anggukan setuju dari rekan-rekannya.

Selain itu, para sopir mengungkapkan bahwa mereka rutin melakukan uji kelayakan kendaraan (KIR) setiap enam bulan. Dengan uji KIR ini, mereka memastikan bahwa kondisi rem, mesin, dan bagian lain mobil selalu terjaga dan layak jalan. “Jadi, kondisi mobil kami sudah aman dan layak, kenapa harus disuruh peremajaan?” jelas Basirin yang mewakili suara banyak rekannya.

Dr. Robby Hernawan menanggapi keluhan tersebut dengan penuh empati. Ia berjanji bahwa jika terpilih sebagai Wali Kota Salatiga, ia akan meninjau kembali kebijakan terkait angkutan kota, baik dari sisi trayek maupun sistem operasi, sehingga angkutan kota dapat kembali diminati masyarakat.

“Kami akan menata ulang sistem angkutan kota agar menjadi moda transportasi yang lebih menarik bagi masyarakat Salatiga. Terkait peremajaan armada, kita juga akan berdiskusi dengan pihak berwenang untuk menemukan solusi yang paling ideal,” ujar Dr. Robby.

Setelah mendengarkan aspirasi para sopir, Dr. Robby bersama sang istri, Ny. Retno, memilih pulang dengan naik angkot nomor 9 menuju kediamannya di Jalan Merak, Kecamatan Sidomukti.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
[pekok2]