URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kenita, fitur terbaru dalam Aplikasi Libas yang diluncurkan oleh Polrestabes Semarang, mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu. Aplikasi ini dirancang untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat serta menjaga situasi kondusif di Kota Semarang. Dalam fitur Kenita, masyarakat dapat melaporkan kejahatan dan non-kejahatan serta memberikan informasi pendukung dengan mudah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wali Kota Semarang Dukung Peluncuran Aplikasi Kentongan Digital atau Kenita

Wali Kota Semarang Dukung Peluncuran Aplikasi Kentongan Digital atau Kenita

Wali Kota Semarang Dukung Peluncuran Aplikasi Kentongan Digital atau Kenita

Istimewa
featured-img

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengapresiasi dan mendukung terobosan yang dilakukan oleh Polrestabes Semarang dengan meluncurkan aplikasi Kentongan Digital atau Kenita sebagai upaya mewujudkan keamanan dan rasa nyaman bagi masyarakat, sekaligus guna menjaga situasi kondusif dan keamanan masyarakat di Kota Semarang.

“Pemkot Semarang tentu saja mendukung penuh adanya terobosan dari Polrestabes Semarang melalui Kentongan Digital atau Kenita ini. Harapannya, situasi dan kondisi di Kota Semarang semakin kondusif, masyarakat juga akan merasa aman,” ucap Wali kota yang akrab disapa Mbak Ita usai mengikuti rapat koordinasi dengan Polrestabes secara online Jumat (24/3/2023) lalu.

Selain itu, Fitur Kenita sendiri terdapat dalam Aplikasi Libas. Penggunaan fitur Kenita juga terbilang mudah, hanya tinggal pencet akan masuk ke perangkat semua pihak berwenang. Fitur tersebut juga bisa diberi keterangan sebagai informasi pendukung. Masyarakat juga dapat menginformasikan seputar kejahatan maupun non-kejahatan di fitur tersebut.

Lebih lanjut, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mendorong dan mengimbau masyarakat untuk mendownload Aplikasi Libas karena menjadi salah satu cara pencegahan tindak kejahatan. Hal tersebut karena aplikasi ini sudah terintegrasi dengan pihak-pihak berwenang.

“Harapannya semua warga dapat menginstal Aplikasi Libas di Play Store. Dengan menggunakan aplikasi ini warga bisa langsung melaporkan semua kejadian yang ada di lingkungan, kemudian akan segera ditangai oleh petugas. Aplikasi ini berbasis GPS, sehingga pergerakan pelapor dan petugas terdekat akan cepat diketahui,” terangnya.

Dengan hadirnya fitur terbaru Kentongan Digital atau Kenita di Aplikasi Libas, hal tersebut membuat aplikasi ini menjadi lengkap dalam upaya menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kota Semarang. Fitur terbaru ini juga menjadikan pihak berwajib bisa tahu pergerakan masyarakat sehingga dapat meminimalisir tindak kejahatan.

BACA JUGA :

Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved