URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menggalakkan gerakan penghijauan untuk membuat Kota Semarang yang sedang panas menjadi lebih sejuk. Melalui gerakan penanaman pohon dan pembangunan taman pasif, diharapkan Kota Semarang semakin hijau dan sejuk.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Wali Kota Semarang Galakkan Gerakan Penanaman Pohon Jadikan Kota Semarang Sejuk

Wali Kota Semarang Galakkan Gerakan Penanaman Pohon Jadikan Kota Semarang Sejuk

Wali Kota Semarang Galakkan Gerakan Penanaman Pohon Jadikan Kota Semarang Sejuk

Foto: Dok. Pemkot Semarang
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat melakukan penanaman pohon di Waduk Jatibarang. Selasa (16/5/2023).
featured-img

Semarang – Menyikapi cuaca Kota Semarang yang dalam beberapa waktu terakhir terasa panas, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu akan kembali menggalakkan gerakan penghijauan untuk membuat Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah tersebut menjadi sejuk.

Wali Kota yang akrab disapa Mbak Ita tersebut mengatakan, bahwa gerakan penanaman pohon penghijauan sebenarnya sudah dilakukan sejak lama. Dirinya hanya kembali meminta gerakan penanaman pohon tersebut lebih digencarkan lagi untuk menyikapi persoalan cuaca panas yang banyak dikeluhkan masyarakat akhir-akhir ini.

“Kemarin-kemarin kami sudah melakukan penanaman di Waduk Jatibarang, Banjir Kanal Barat. Kami akan lakukan gerakan menanam lagi untuk mencukupi wilayah-wilayah yang belum,” jelas Mbak Ita di Kantor Wali Kota Semarang, Selasa (16/5/2023).

Selain penghijauan di titik-titik tertentu, dia menambahkan, bahwa Pemerintah Kota Semarang saat ini juga sudah membangun banyak taman pasif. Taman pasif tersebut lebih banyak ditanami pohon-pohon agar bisa membuat kota Semarang sejuk. “Taman aktif itu yang besar-besar saja, contoh Taman Satwa, taman Kedondong, taman Bangetayu. Kalau yang kecil kami buat taman pasif,” paparnya.

Belum lama ini, Mbak Ita juga sudah meresmikan taman titik nol kilometer. Rencananya kawasan di dekat Dinas Kesehatan Kota Semarang di Jalan Pandanaran, juga akan dibuat taman oleh pihak ketiga. Saat ini, juga sedang proses pembangunan taman di depan eks-Wonderia. Dirinya berharap, dengan adanya inovasi taman-taman tersebut akan membuat Kota Semarang menjadi sejuk.

“Dengan adanya inovasi-inovasi itu, kita akan terhindar dari panas yang cukup luar biasa. Kami harap di Kota Semarang jangan sampai panas sekali,” ucapnya.

Mbak Ita juga terus menggalakkan urban farming. Selain untuk menjaga ketahanan pangan Kota Semarang, urban farming juga diharapkan menjadi salah satu upaya membuat Kota Semarang semakin hijau dan sejuk. Dampaknya juga tidak hanya terhadap cuaca, tetapi juga terhadap ekonomi dan pariwisata di Kota Semarang.

BACA JUGA :

Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum